Analisis Faktor Risiko Kanker Paru (C34.9) Berdasarkan Rekam Medis Rawat Inap Di RSUP Persahabatan Jakarta.

Hasanah, Upit Uswatun (2026) Analisis Faktor Risiko Kanker Paru (C34.9) Berdasarkan Rekam Medis Rawat Inap Di RSUP Persahabatan Jakarta. Undergraduate thesis, Politeknik Negeri Jember.

[img] Text (Abstract)
Abstract.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (37kB)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
Bab 1 pendahuluan.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (232kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (53kB)
[img] Text (Laporan Lengkap)
laporan lengkap.pdf - Submitted Version
Restricted to Registered users only

Download (13MB) | Request a copy

Abstract

Kasus kanker paru dengan kode ICD-10 C34.9 di RSUP Persahabatan Jakarta menempati urutan teratas dalam sepuluh besar penyakit rawat inap. Jumlah kasus meningkat dari 643 pada tahun 2022 menjadi 1.122 pada tahun 2024, disertai kenaikan kematian dari 11 kasus pada tahun 2023 menjadi 28 kasus pada tahun 2024. Kondisi ini menunjukkan perlunya pemanfaatan data rekam medis untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berkaitan dengan kejadian kanker paru. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan usia, jenis kelamin, riwayat merokok, paparan polusi udara, paparan asbes, dan faktor keturunan dengan kejadian kanker paru pada pasien rawat inap. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif analitik dengan desain case control. Data diperoleh dari observasi rekam medis elektronik pasien rawat inap periode Januari–Juni 2025. Sampel terdiri atas 160 dokumen kasus dan 160 dokumen kontrol yang dipilih melalui simple random sampling dengan rumus Krejcie dan Morgan. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil menunjukkan sebagian besar pasien berusia ≥40 tahun (93,8%), laki-laki (66,3%), memiliki riwayat merokok (77.5%), paparan asbes (35,6%), dan riwayat kanker keluarga (15,6%). Analisis bivariat menunjukkan hubungan signifikan antara kejadian kanker paru dengan usia ≥40 tahun (p=0,027; OR=2,518), jenis kelamin laki-laki (p=0,005; OR=1,963), riwayat merokok (p=0,001; OR=3,444), terpapar asbes (p=0,001; OR=3,471), dan riwayat penyakit kanker pada keluarga (p=0,001; OR=7,222), sementara paparan polusi udara tidak bermakna (p=0,058). Rekomendasi dari hasil penelitian perlu dilakukan penyuluhan rutin tentang usia ≥40 tahun, jenis kelamin laki-laki, riwayat merokok, paparan asbestos dan riwayat kanker pada keluarga terhadap risiko kejadi kanker paru kepada pengunjung rumah sakit atau dibuatkan poster baik cetak maupun digital.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorMuflihatin, IndahNIDN0728038301
Uncontrolled Keywords: Case Control, Faktor Risiko, Kanker Paru, Rekam Medis
Subjects: 340 - Rumpun Ilmu Kesehatan > 350 - Ilmu Kesehatan Umum > 351 - Kesehatan Masyarakat
340 - Rumpun Ilmu Kesehatan > 350 - Ilmu Kesehatan Umum > 355 - Epidemiologi
Divisions: Jurusan Kesehatan > Prodi D4 Manajemen Informasi Kesehatan > Tugas Akhir
Depositing User: Upit Uswatun Hasanah
Date Deposited: 29 Jun 2026 03:57
Last Modified: 29 Jun 2026 03:58
URI: https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/57053

Actions (login required)

View Item View Item