Aryani, Bella Putri (2026) Pengujian Mutu Benih Jagung Pipil Hibrida (Zea mays L.) Di PT Alam Semesta Agro. [Experiment] (Unpublished)
|
Text (RINGKASAN)
RINGKASAN.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (152kB) |
|
|
Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
BAB 1 PENDAHULUAN.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (166kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (151kB) |
|
|
Text (LAPORAN LENGKAP)
LAPORAN LENGKAP.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Magang merupakan salah satu bentuk penerapan yang dilakukan secara terstruktur dan selaras antara program pendidikan di perguruan tinggi dengan proses penguasaan keterampilan yang diperoleh melalui praktik kerja langsung di dunia industri atau perusahaan mitra guna mencapai kompetensi tertentu. Melalui kegiatan magang ini, mahasiswa diharapkan mampu meningkatkan berbagai keterampilan, baik fisik, intelektual, sosial, maupun manajerial. Untuk meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap kualitas benih yang dihasilkan, PT Alam Semesta Agro tidak hanya mencantumkan informasi mutu pada kemasan, tetapi juga menerapkan teknologi peningkatan mutu benih. Sebelum benih jagung dipasarkan, benih jagung terlebih dahulu diberikan perlakuan benih atau yang dikenal sebagai seed treatment yang bertujuan untuk melindungi benih dari serangan hama maupun patogen. Seed treatment dapat dilakukan melalui metode fisik, kimia, maupun biologi guna mengendalikan serangga, penyakit, atau gangguan lain yang terbawa oleh benih. Bahan yang paling umum digunakan dalam perlakuan benih adalah pestisida kimia, meskipun penggunaan agen hayati, senyawa kimia lainnya, serta perlakuan panas juga dapat diterapkan. Adapun tahapan dalam prosedur seed treatment (coating) benih jagung meliputi penimbangan berat benih sebelum perlakuan, pengujian kadar air awal, pembuatan larutan perlakuan, serta proses perlakuan itu sendiri melalui pencampuran bahan untuk larutan treatment dilakukan sebelum pewarnaan. Pewarnaan benih (coating) dilakukan menggunakan mesin treatment. Kemudian penimbangan berat benih setelah treatment, uji kadar air benih setelah treatment dan pengemasan benih. Untuk mengetahui perbedaan mutu benih sebelum dan setelah coating dilakukan uji daya berkecambah sebelum dan setelah coating.
| Item Type: | Experiment | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Uncontrolled Keywords: | PENGUJIAN MUTU BENIH JAGUNG PIPIL HIBRIDA (Zea mays L.) | ||||||
| Subjects: | 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 150 - Ilmu Pertanian dan Perkebunan > 154 - Budidaya Pertanian dan Perkebunan | ||||||
| Divisions: | Jurusan Produksi Pertanian > Prodi D4 Teknik Produksi Benih > PKL | ||||||
| Depositing User: | Bella Putri Aryani | ||||||
| Date Deposited: | 24 Jun 2026 04:02 | ||||||
| Last Modified: | 24 Jun 2026 04:03 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/56836 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
