Budidaya Tanaman Cabai Rawit Putih dan Cabai Rawit Hijau (Capsicum Frutescens L.) dengan Menggunakan Sistem Hidroponik di CV. Flos Hidroponik Organik

Azzahra, Aulia (2026) Budidaya Tanaman Cabai Rawit Putih dan Cabai Rawit Hijau (Capsicum Frutescens L.) dengan Menggunakan Sistem Hidroponik di CV. Flos Hidroponik Organik. [Experiment] (Unpublished)

[img] Text (Ringkasan)
Ringkasan (2).pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (192kB)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
Bab 1 Pendahuluan (2).pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (319kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka (2).pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (412kB)
[img] Text (Laporan Lengkap)
Laporan Lengkap.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Budidaya Tanaman Cabai Rawit Putih dan Cabai Rawit Hijau (Capsicum frutescens L.) dengan Sistem Hidroponik di CV. Flos Hidroponik Organik. Aulia Azzahra, NIM A31230715. Dibimbing oleh Dr. Ir. Edi Siswadi, MP. Kegiatan magang dilaksanakan di CV. Flos Hidroponik Organik, Temanggung, dengan tujuan meningkatkan keterampilan dan wawasan mahasiswa mengenai budidaya cabai rawit secara hidroponik serta menganalisis permasalahan dan usaha tani yang dilakukan. Metode yang digunakan adalah keterlibatan langsung dalam seluruh tahapan budidaya, meliputi persiapan greenhouse, penanaman, pemeliharaan, pengendalian hama dan penyakit, panen, pascapanen, serta analisis usaha tani. Budidaya menggunakan sistem hidroponik fertigasi berbasis Internet of Things (IoT) dengan pemberian nutrisi sesuai fase pertumbuhan tanaman. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa produksi cabai rawit putih dan cabai rawit hijau mengalami fluktuasi setiap bulan. Produksi tertinggi cabai rawit putih terjadi pada bulan Maret sebesar 93,45 kg, sedangkan cabai rawit hijau pada bulan Juli sebesar 183,85 kg. Fluktuasi hasil dipengaruhi oleh fase pertumbuhan, ketersediaan unsur hara, kondisi lingkungan greenhouse, serta serangan hama dan penyakit. Permasalahan utama yang ditemukan adalah kerontokan daun akibat gangguan hama, penyakit, dan ketidakseimbangan hara. Analisis usaha tani menunjukkan bahwa cabai rawit putih menghasilkan total produksi 273,39 kg dengan keuntungan Rp5.447.960,09 dan R/C Ratio 1,59, sedangkan cabai rawit hijau menghasilkan 793,75 kg dengan keuntungan Rp9.134.998,25 dan R/C Ratio 2,06. Nilai R/C Ratio > 1 menunjukkan bahwa kedua usaha tani layak dikembangkan, dengan cabai rawit hijau memberikan keuntungan lebih tinggi dibandingkan cabai rawit putih.

Item Type: Experiment
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorSiswadi, EdiNIDN0024086302
Uncontrolled Keywords: cabai rawit putih, Cabai rawit hijau, Hidroponik, Fertigasi, IoT, Analisis usaha tani.
Subjects: 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 150 - Ilmu Pertanian dan Perkebunan > 152 - Hortikultura
140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 150 - Ilmu Pertanian dan Perkebunan > 153 - Ilmu Hama dan Penyakit Tanaman
140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 150 - Ilmu Pertanian dan Perkebunan > 154 - Budidaya Pertanian dan Perkebunan
Divisions: Jurusan Produksi Pertanian > Prodi D3 Produksi Tanaman Hortikultura > PKL
Depositing User: Aulia Azzahra
Date Deposited: 24 Jun 2026 02:05
Last Modified: 24 Jun 2026 02:37
URI: https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/56829

Actions (login required)

View Item View Item