Sholeha, Fajar Lastufa'iqatus (2026) Pengaruh Kelembapan Terhadap Pembentukan Net Buah Var. Sweet Hami Di CV. Kiana Agri Hidroponik Purworejo, Jawa Tengah. [Experiment] (Unpublished)
|
Text (Ringkasan)
RINGKASAN.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (257kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
BAB 1. PENDAHULUAN.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (129kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (371kB) |
|
|
Text (Laporan Lengkap)
LAPORAN LENGKAP.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Magang merupakan program pelatihan kerja yang dirancang oleh Politeknik Negeri Jember untuk memberikan pengalaman praktik kepada mahasiswa menjelang kelulusan sesuai dengan bidang keahliannya. Dalam pelaksanaannya, Politeknik Negeri Jember menjalin kerja sama dengan CV. Kiana Agri Hidroponik Mandiri sebagai mitra tempat magang. CV. Kiana Agri Hidroponik adalah usaha yang bergerak di bidang pertanian hortikultura, khususnya budidaya melon premium dengan sistem hidroponik. Adapun varietas melon yang dibudidayakan meliputi Tamago, Sweet Hami, Citrus, Kirin dan Dalmatian. Kegiatan Magang ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kelembapan terhadap pembentukan net buah var. Sweet hami. Pelaksanaan kegiatan magang mahasiswa dilaksanakan selama 4 bulan, mulai 2 Februari 2026 ‒ 2 Juni 2026 di CV. Kiana Agri Hidroponik, Dusun Wonosari, Desa Bragolan, Kec. Purwodadi, Kab. Purworejo, Provinsi Jawa Tengah. Hari dan jam kerja yang berlaku untuk karyawan dan mahasiswa yaitu mulai hari senin s/d sabtu pukul 07.00 ‒ 16.00 WIB, sepanjang waktu kerja tersebut waktu istirahat yang diberikan yaitu 2 jam dari pukul 12.00 ‒ 14.00 WIB. Kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa peserta magang adalah proses budidaya hingga pemasaran. Dari hasil Data Pengamatan di CV. Kiana Agri Hidroponik, rata-rata kelembapan udara didapat 51,02% . Nilai ini berada pada batas bawah kisaran ideal 50 ‒ 70% , yang secara signifikan memberikan kondisi lingkungan yang mendukung bagi proses pembentukan jaring (netting) pada kulit buah melon. Jika rata-rata kelembapan terlalu tinggi didalam greenhouse menghambat pengeringan cairan pada kulit, dampaknya pembentukan jaringan (netting) menjadi tidak merata atau tipis.
| Item Type: | Experiment | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Uncontrolled Keywords: | Melon, Varietas Sweet Hami, Greenhouse | ||||||
| Subjects: | 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 150 - Ilmu Pertanian dan Perkebunan > 152 - Hortikultura 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 160 - Teknologi dalam Ilmu Tanaman > 164 - Mekanisasi Pertanian |
||||||
| Divisions: | Jurusan Produksi Pertanian > Prodi D3 Produksi Tanaman Hortikultura > PKL | ||||||
| Depositing User: | Fajar Lastufa'iqatus Sholeha | ||||||
| Date Deposited: | 24 Jun 2026 07:06 | ||||||
| Last Modified: | 24 Jun 2026 07:06 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/56805 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
