Hany, Della Kusuma Nur (2026) Pembuatan dan Perbanyakan Agen Pengendali Hayati (APH) Trichoderma spp Dengan Media Air Cucian Beras di Laboratorium Pertanian Kabupaten Nganjuk. [Experiment] (Unpublished)
|
Text (Ringkasan)
Ringkasan Magang.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (235kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
Bab 1 Pendahuluan Magang.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (306kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka Magang.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (213kB) |
|
|
Text (Laporan Lengkap)
Laporan Lengkap Magang.pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Kegiatan magang dilaksanakan di Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk dan UPTD Laboratorium Pertanian Kabupaten Nganjuk selama empat bulan, mulai 2 Februari sampai 5 Juni 2026. Magang dilaksanakan sebagai sarana untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa melalui pengalaman kerja nyata sekaligus mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan. Salah satu kegiatan yang menjadi fokus utama adalah pembuatan dan perbanyakan Agen Pengendali Hayati (APH) Trichoderma spp menggunakan media air cucian beras sebagai alternatif pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) yang ramah lingkungan. Selama pelaksanaan magang, mahasiswa terlibat dalam berbagai kegiatan pada Bidang Sarana dan Prasarana Pertanian serta Bidang Perlindungan Pertanian. Kegiatan yang dilakukan meliputi rekapitulasi usulan bantuan sarana pertanian, rekapitulasi program bantuan irigasi dan perpompaan pertanian, gerakan pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT), pelatihan penggunaan drone sprayer, serta pembuatan dan perbanyakan Agen Pengendali Hayati (APH) di Laboratorium Pertanian Kabupaten Nganjuk. Kegiatan pembuatan dan perbanyakan APH Trichoderma spp dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu persiapan wadah dan media perbanyakan menggunakan air cucian beras dan gula, sterilisasi media, persiapan air steril, pencampuran media, inokulasi biang Trichoderma spp, inkubasi selama 14 hari serta pemanenan. Air cucian beras dimanfaatkan sebagai media alternatif karena mengandung nutrisi yang dapat mendukung pertumbuhan dan perkembangan Trichoderma spp. Selama proses berlangsung, mahasiswa memperoleh pengalaman teknis mengenai prosedur sterilisasi, pembuatan media, inokulasi, hingga pemeliharaan kultur APH secara langsung di laboratorium. Hasil kegiatan magang menunjukkan bahwa pemanfaatan air cucian beras dapat digunakan sebagai media perbanyakan Trichoderma spp yang sederhana, ekonomis, dan mendukung pengembangan agen pengendali hayati dalam pertanian berkelanjutan. Selain meningkatkan keterampilan teknis mahasiswa, kegiatan magang juga memberikan pemahaman mengenai penerapan teknologi pertanian, pengendalian OPT secara ramah lingkungan, serta sistem kerja instansi pemerintah di bidang pertanian. Dengan demikian, kegiatan magang di Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk memberikan manfaat yang signifikan dalam meningkatkan kompetensi, wawasan, dan kesiapan mahasiswa untuk memasuki dunia kerja profesional di bidang pertanian.
| Item Type: | Experiment | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Uncontrolled Keywords: | Agen Pengendalian Hayati (APH) | ||||||
| Subjects: | 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 150 - Ilmu Pertanian dan Perkebunan > 153 - Ilmu Hama dan Penyakit Tanaman | ||||||
| Divisions: | Jurusan Manajemen Agribisnis > Prodi D3 Manajemen Agribisnis > PKL | ||||||
| Depositing User: | Della Kusuma Nur Hany | ||||||
| Date Deposited: | 18 Jun 2026 05:47 | ||||||
| Last Modified: | 18 Jun 2026 05:47 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/56568 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
