Analisis Pengaruh Variasi Persentase Hardener dan Clear Coat Terhadap Uji Kekilapan dan Kerekatan Hasil Pengecatan Body ABS (Acrylonitrile Butadiene Styrene)

Komari, Muhammad Nur (2026) Analisis Pengaruh Variasi Persentase Hardener dan Clear Coat Terhadap Uji Kekilapan dan Kerekatan Hasil Pengecatan Body ABS (Acrylonitrile Butadiene Styrene). Undergraduate thesis, Politeknik Negeri Jember.

[img] Text (Laporan Lengkap)
LAPORAN LENGKAP.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy
[img] Text (Abstract)
ABSTRACT.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (142kB)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
BAB 1 PENDAHULUAN.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (155kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (224kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi persentase campuran clear coat dan hardener terhadap kualitas hasil pengecatan pada bodi ABS (Acrylonitrile Butadiene Styrene), khususnya pada nilai kekilapan dan kerekatan. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan tiga variasi rasio campuran, yaitu 1:6:3, 1:6,5:2,5, dan 1:7:2. Proses pengecatan dilakukan menggunakan spray gun sesuai standar ISO 12944-5:2019 dan dikeringkan menggunakan oven pada suhu 60°C selama 30 menit. Pengujian kekilapan menggunakan glossmeter berdasarkan ASTM D523, sedangkan kerekatan diuji dengan metode cross cut ASTM D3359 yang dianalisis menggunakan ImageJ. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kekilapan tertinggi diperoleh pada rasio 1:7:2 sebesar 92,23 GU, sedangkan terendah pada rasio 1:6:3 sebesar 87,67 GU. Sebaliknya, kerekatan terbaik diperoleh pada rasio 1:6:3 dengan persentase cacat 5% (4B), sedangkan terendah pada rasio 1:7:2 sebesar 17,56% (2B). Hasil ini menunjukkan adanya hubungan berlawanan antara kekilapan dan kerekatan. Disimpulkan bahwa variasi campuran clear coat dan hardener berpengaruh signifikan terhadap kualitas pengecatan. Rasio 1:7:2 lebih optimal untuk menghasilkan kekilapan tinggi, sedangkan rasio 1:6:3 lebih baik untuk kerekatan. Pemilihan rasio perlu disesuaikan dengan tujuan penggunaan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorAzhar, Faruq AveroNIDN0017049207
Uncontrolled Keywords: ImageJ, curing, coating, glossmeter, cross cut
Subjects: 410 - Rumpun Ilmu Teknik > 430 - Ilmu Keteknikan Industri > 431 - Teknik Mesin (dan Ilmu Permesinan Lain)
Divisions: Jurusan Teknik > Prodi D4 Mesin Otomotif > Tugas Akhir
Depositing User: Muhammad Nur Komari
Date Deposited: 10 Jun 2026 02:08
Last Modified: 10 Jun 2026 02:17
URI: https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/56244

Actions (login required)

View Item View Item