Faqih, Abdilah (2026) Pemanfaatan Bottom Ash PLTU Paiton sebagai Absorben pada Pemurnian Bioetanol Menggunakan Metode Taguchi. Undergraduate thesis, Politeknik Negeri Jember.
|
Text (Abstract)
Abstract.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (255kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
Bab 1 Pendahuluan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (251kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (217kB) |
|
|
Text (Laporan Lengkap)
Laporan Lengkap.pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Perkembangan industri listrik di Indonesia masih sangat bergantung pada produksi abu dasar. Limbah ini dikenal sebagai limbah beracun dan berbahaya (B3); namun, abu dasar mengandung silika dan alumina, yang merupakan komponen penyusun zeolit; oleh karena itu, abu dasar dapat digunakan sebagai adsorben. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis penggunaan abu dasar sebagai adsorben dalam produksi bioethanol dan menentukan kombinasi perlakuan optimal untuk memperoleh etanol berkualitas tinggi. Metode yang digunakan adalah metode Taguchi dengan tiga faktor eksperimental: jenis perlakuan (aktivasi dengan NaOH 1 M dan non-aktivasi), ukuran adsorben (100 mesh dan 200 mesh), dan suhu kalsinasi (300°C dan 500°C). Proses dehidrasi dilakukan menggunakan kolom dehidrasi pada suhu operasional 70–78°C dengan teknik bioethanol standar 96%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu kalsinasi merupakan faktor yang memiliki dampak paling signifikan terhadap peningkatan konsentrasi etanol (peringkat 1 berdasarkan analisis rasio S/N), yang disebabkan oleh ukuran adsorben dan jenis aktivasi. Kondisi terbaik untuk memperoleh hasil etanol optimal dicapai dengan menggabungkan aktivasi kimia (NaOH), adsorben ukuran 200 mesh, dan suhu kalsinasi 500°C. Melalui kombinasi ini, hasil bioethanol berhasil ditingkatkan hingga nilai akhir sekitar 94,43%. Karena kapasitas penyerapan molekul air yang lebih besar, penggunaan adsorben teraktivasi juga lebih efektif
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Uncontrolled Keywords: | Bottom Ash, Bioetanol, Adsorben, Dehidrasi, Metode Taguchi | ||||||
| Subjects: | 410 - Rumpun Ilmu Teknik > 470 - Teknologi Kebumian > 471 - Teknik Panas Bumi 410 - Rumpun Ilmu Teknik > 470 - Teknologi Kebumian > 474 - Teknik Perminyakan (Perminyakan) |
||||||
| Divisions: | Jurusan Teknik > Prodi D4 Teknik Energi Terbarukan > Tugas Akhir | ||||||
| Depositing User: | Abdilah Faqih | ||||||
| Date Deposited: | 06 Apr 2026 02:03 | ||||||
| Last Modified: | 06 Apr 2026 02:03 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/55352 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
