Evaluasi beban kerja petugas filling dalam penerapan sistem rekam medis eletronik di RSUPN dr. Cipto mangunkusumo

Putri, Dwi Kharisma (2021) Evaluasi beban kerja petugas filling dalam penerapan sistem rekam medis eletronik di RSUPN dr. Cipto mangunkusumo. [Experiment] (Unpublished)

[img] Text (Ringkasan)
6. RINGKASAN.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (10kB)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
12. BAB 1.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (100kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
17. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (135kB)
[img] Text (Laporan Lengkap)
(FULL TEXT) Dwi Kharisma Putri - G41171150 - PKL 2021_1-147.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Rumah Sakit merupakan sarana pelayanan kesehatan yang wajib menyelenggarakan rekam medis untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan kepada pasien yang dapat dilaksanakan melalui penyelenggaraan manajemen informasi kesehatan di Rumah Sakit (Kesehatan, 2014). Rumah Sakit Umum Pusat Nasional (RSUPN) Dr. Cipto Mangun kusumo merupakan rumah sakit terakreditasi A paripurna milik pemerintah dan berfungsi sebagai rumah sakit pendidikan sekaligus rumah sakit rujukan nasional. Salah satu kegiatan di unit rekam medis RUPN Dr. Cipto Mangunkusumo adalah bagian filling pusat yang kegiatannya dimulai dari menyiapkan peralatan filing hingga mengembalikan berkas pada rak berkas rekam medis dengan capaian waktu 20 menit per berkas rekam medis dengan jumlah petugas 12 orang petugas. Jenis laporan ini adalah laporan kualitatif, dengan membagikan kuisioner melalui google form yang dikirimkan kepada 6 petugas filling di RUPN Dr. Cipto Mangunkusumo. Berdasarkan keadaan saat ini di RSUPN Dr. Cipto Mangun kusumo sudah menggunakan SIMRS dengan sistem hybrid yaitu gabungan dari rekam medis konvensional dan rekam medis elektronik. Hal ini menyebabkan kegiatan pada petugas filling berkurang secara drastis, beberapa contohnya adalah sistem peyimpanan yang awalnya konvesional beralih ke sistem komputerisasi, tracer hanya perlu input pada computer dan tidak lagi ditulis manual, adanya sistem tracking yang fungsinya untuk mengetahui keberadan atau lokasi berkas rekam medis yang mungkin berada pada outlet atau diluar gedung. Sehingga sesuai dengan kondisi tersebut maka dilakukan evaluasi beban kerja petugas filling dalam penerapan sistem rekam medis elektronik (RME) yang dapat dijadikan referensi dalam upaya perencanaan penambahan atau pengurangan petugas ketika sudah melakukan sistem full RME untuk meningkatkan kualitas pelayanan di rumah sakit. Hasil dari laporan ini adalah evaluasi beban kerja petugas filling dimana dalam hasil kuisioner disimpulkan bahwa beban kerja petugas filling dengan adanya RME membantu dalam analisis kuantitatif dan kualitatif, membantu mempercepat dan mempermudah pelayanan kepada pasien sehingga waktu tunggu pasien tidak lama dan, mempermudah dalam mengakses informasi pasien. Hasil perhitungan kebutuhan tenaga kerja petugas filling dengan sistem konvensional menggunakan teori WISN diperoleh kebutuhan petugas sebanyak 18 petugas dan hasil perhitungan kebutuhan tenaga kerja petugas filling dengan sistem RME menggunakan teori WISN diperoleh kebutuhan petugas sebanyak 10 petugas sehingga jika diperbandingkan jumlah kebutuhan petugas yang menggunakan sistem konvensional lebih banyak dibandingkan dengan menggunakan RME.

Item Type: Experiment
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorRachmawati, ErvinaNIDN0630058902
Subjects: 340 - Rumpun Ilmu Kesehatan > 350 - Ilmu Kesehatan Umum > 353 - Kebijakan Kesehatan (dan Analis Kesehatan)
Divisions: Jurusan Kesehatan > Prodi D4 Manajemen Informasi Kesehatan > PKL
Depositing User: DWI KHARISMA Putri
Date Deposited: 27 Jul 2021 06:29
Last Modified: 27 Jul 2021 06:30
URI: https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/5524

Actions (login required)

View Item View Item