Analisis Faktor Risiko Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) Berdasarkan Rekam Medis Rawat Inap di RSD dr. Soebandi Jember

Puspita, Tata Arum (2026) Analisis Faktor Risiko Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) Berdasarkan Rekam Medis Rawat Inap di RSD dr. Soebandi Jember. Undergraduate thesis, Politeknik Negeri Jember.

[img] Text (Abstract)
Abstract.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (239kB)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
Bab 1 Pendahuluan.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (263kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (175kB)
[img] Text (Laporan Lengkap)
Laporan Lengkap.pdf - Submitted Version
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Bayi berat badan lahir rendah adalah bayi yang dilahirkan dengan berat badan ≤ 2.500 gram. BBLR dapat terjadi pada bayi usia kurang bulan maupun bayi yang lahir dengan usia cukup bulan. Angka morbiditas BBLR rawat inap di RSD dr. Soebandi selama periode tahun 2020 – 2024 menunjukkan pola fluktuatif dan konsisten masuk kedalam 10 besar penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara usia ibu, anemia, status gizi, paritas, jarak kehamilan, kelahiran prematur, kehamilan ganda, perdarahan antepartum, preeklamsia, KPD, hipertensi, cacat bawaan dengan kejadian BBLR berdasarkan rekam medis pasien rawat inap di RSD dr. Soebandi Jember. Sampel penelitian ini adalah observasional analitik dengan case control. Sampel penelitian terdiri dari 134 kelompok kasus dan 134 kelompok kontrol dengan menggunakan teknik simple random sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji chi square menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel anemia (0,000), status gizi (0,001), kelahiran prematur (0,000), kehamilan ganda (0.008), perdarahan antepartum (0,000), hipertensi (0,000) berhubungan dengan kejadian BBLR. Sedangkan variabel usia ibu (0,776), paritas (0,622), jarak kehamilan (0,644), preeklamsia (0,120), KPD (0,343), cacat bawaan (1,000) tidak berhubungan dengan kejadian BBLR. Kesimpulan penelitian ini adalah ibu dengan anemia, status gizi (<23cm), kelahiran prematur, kehamilan ganda, perdarahan antepartum, dan hipertensi berisiko melahirkan bayi BBLR. Bagi ibu hamil, terutama kelompok berisiko disarankan untuk menjaga kesehatan selama kehamilan dengan rutin melakukan p

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorRachmawati, ErvinaNIDN0630058902
Uncontrolled Keywords: BBLR, case control, faktor risiko
Subjects: 340 - Rumpun Ilmu Kesehatan > 350 - Ilmu Kesehatan Umum > 351 - Kesehatan Masyarakat
340 - Rumpun Ilmu Kesehatan > 350 - Ilmu Kesehatan Umum > 355 - Epidemiologi
Divisions: Jurusan Kesehatan > Prodi D4 Manajemen Informasi Kesehatan > Tugas Akhir
Depositing User: Tata Arum Puspita
Date Deposited: 02 Apr 2026 02:10
Last Modified: 02 Apr 2026 02:17
URI: https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/55116

Actions (login required)

View Item View Item