Azzahra, Erlisa (2024) Analisis Kebutuhan Sumber Daya Manusia Petugas Koding Rawat Jalan dengan Menggunakan Metode ABK-Kes di RSUP I.G.N.G Ngoerah Denpasar. [Experiment] (Unpublished)
|
Text (Ringkasan)
Ringkasan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (118kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
Bab 1 Pendahuluan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (239kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (120kB) |
|
|
Text (Laporan Lengkap)
Laporan Lengkap.pdf Restricted to Registered users only Download (5MB) | Request a copy |
Abstract
Laporan dengan judul “Analisis Kebutuhan Sumber Daya Manusia Petugas Koding Rawat Jalan dengan Menggunakan Metode ABK-Kes di RSUP I.G.N.G Ngoerah Denpasar” bertujuan unutk menjelaskan tentang beban kerja yang dialami oleh petugas koding rawat jalan. Sistem kodefikasi bertujuan untuk standarisasi penggolongan penyakit dan tindakan medis melalui penggunaan huruf dan angka atau kombinasinya. Rekam medis yang bermutu memerlukan dukungan sumber daya manusia (SDM) yang mencukupi, baik dari segi kualitas maupun kuantitas, dan sesuai dengan kompetensinya. Ketidaksesuaian antara tenaga kerja dengan beban kerja dapat menyebabkan kelelahan dan menurunkan produktivitas kerja. Sumber Daya Manusia Kesehatan mencakup individu yang telah atau belum mendapatkan pendidikan kesehatan formal, yang aktif dalam bidang kesehatan dan memerlukan otoritas untuk menjalankan aktivitas kesehatan tertentu. SDM ini berkaitan erat dengan fungsi organisasi kesehatan. Untuk mencapai visi dan misi organisasi, diperlukan keterampilan dan kemampuan SDM dalam mendiagnosis masalah serta melakukan intervensi untuk mencari solusi, yang merupakan tugas utama organisasi. SDM juga dapat menjadi ancaman bagi implementasi kebijakan, strategi, program, dan prosedur operasional jika tidak dikelola dengan baik. Salah satu penentu keberhasilan rumah sakit adalah adanya SDM berkualitas untuk melaksanakan tugas dan fungsi secara profesional. Tenaga kesehatan profesional sangat penting untuk meningkatkan mutu pelayanan. Perencanaan kebutuhan SDM kesehatan berdasarkan metode analisis beban kerja kesehatan (ABK Kes) adalah metode perhitungan kebutuhan berdasarkan beban kerja yang dilakukan oleh setiap jenis SDM kesehatan di setiap fasilitas pelayanan kesehatan. Perhitungan beban kerja SDM kesehatan coder rawat jalan dilakukan menggunakan metode ABK-Kes, karena menurut PMK No.43 Tahun 2019 Pasal 18 ayat 2 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat, jumlah tenaga kerja yang ideal dihitung menggunakan metode Analisis Beban Kerja Kesehatan (ABK-Kes).
| Item Type: | Experiment | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Uncontrolled Keywords: | coding, medical | ||||||
| Subjects: | 340 - Rumpun Ilmu Kesehatan > 350 - Ilmu Kesehatan Umum > 351 - Kesehatan Masyarakat | ||||||
| Divisions: | Jurusan Kesehatan > Prodi D4 Manajemen Informasi Kesehatan > PKL | ||||||
| Depositing User: | Erlisa Azzahra | ||||||
| Date Deposited: | 01 Apr 2026 00:46 | ||||||
| Last Modified: | 01 Apr 2026 00:48 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/55049 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
