Uji Keberhasilan Pemberian Fungisida Dalam Menekan Penyakit Busuk Buah kakao Di PT. London Sumatera Banyuwangi

Rahmatulloh, Tomy (2016) Uji Keberhasilan Pemberian Fungisida Dalam Menekan Penyakit Busuk Buah kakao Di PT. London Sumatera Banyuwangi. Diploma thesis, Politeknik Negeri Jember.

[img] Text (Ringkasan)
7 Ringkasan.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (85kB)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
10 BAB 1.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (197kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
15 Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (185kB)
[img] Text (Laporan Lengkap)
21. LAPORAN LENGKAP.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)

Abstract

Kakao (Theobroma cacao L) merupakan salah satu komoditas perkebunan unggulan nasional setelah tanaman karet, kelapa sawit, kopi, dan teh. Kakao berperan penting bagi perekonomian Indonesia, terutama dalam penyediaan lapangan kerja, sumber pendapatan petani, dan sumber devisa bagi negara disamping mendorong berkembangnya agrobisnis kakao dan agroindustri (Dinas Perkebunan Kuantan Singingi, 2010). Salah satu Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) utama yang menyerang hampir di semua areal tanaman kakao adalah Busuk Buah Kakao (BBK) yang disebabkan oleh jamur Phytophthora palmivora. Busuk buah dapat timbul pada berbagai umur buah, sejak buah masih kecil sampai buah menjelang masak. Warna buah berubah, umumnya mulai dari ujung buah atau dekat tangkai, yang dengan cepat meluas ke seluruh buah. Buah menjadi busuk dalam waktu 14-22 hari dan akhirnya buah menjadi hitam (Purwantara, 1992). Pada permukaan buah yang sakit dan menjadi hitam tadi timbul lapisan yang berwarna putih bertepung terdiri atas jamur-jamur sekunder yang banyak membentuk spora (Semangun, 1996). Pengendalian kimia dengan pemberian fungisida dilakukan setelah dilakukannya sensus buah pada setiap bulannya dan dilakukan apabila sanitasi rutin dan sanitasi lanjutan tidak berjalan efektif. Pengendalian dengan cara pemberian fungisida ini memiliki resiko kekebalan terhadap serangan penyakit BBK yang disebabkan oleh jamur Phytoptora palmivora.

Item Type: Thesis (Diploma)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorSugiyarto, SugiyartoNIP196102201988031001
Subjects: 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 150 - Ilmu Pertanian dan Perkebunan > 154 - Budidaya Pertanian dan Perkebunan
Divisions: Jurusan Produksi Pertanian > Prodi D3 Produksi Tanaman Perkebunan > Tugas Akhir
Depositing User: Sri Supriyatiningsih
Date Deposited: 10 Feb 2026 08:44
Last Modified: 10 Feb 2026 08:44
URI: https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/53496

Actions (login required)

View Item View Item