Analisis Usaha Pengemasan Sambal Tempe “ASYFA” Di Desa Kesilir Kecamatan Siliragung Kabupaten Banyuwangi

Effendi, Moh Fachrudin (2016) Analisis Usaha Pengemasan Sambal Tempe “ASYFA” Di Desa Kesilir Kecamatan Siliragung Kabupaten Banyuwangi. Diploma thesis, Politeknik Negeri Jember.

[img] Text (Abstrak)
11. ABSTRAK.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (164kB)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
14. BAB 1 PENDAHULUAN.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (248kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
19. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (192kB)
[img] Text (Lengkap)
25. LENGKAP.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Negara kepulauan merupakan sebutan bagi negara Indonesia dimana memiliki ribuan pulau-pulau dan juga memiliki berbagai macam jenis rempahrempah. Selain dari penghasilan rempah-rempah, Indonesia juga memiliki sektor pertanian yang sangat luas. Mayoritas masyarakat Indonesia bermata pencaharian sebagai petani. Dalam hal ini tidak menutup kemungkinan bahwa masyarakat Indonesia hanya mengandalkan pekerjaan petani saja. Salah satu bidang yang dapat dikembangkan untuk menunjang perekonomian masyarakat Indonesia adalah kewirausahaan. Dalam hal ini membuat makanan ringan sangat banyak dikembangkan. Sambal tempe ini salah satunya. Dengan mengkombinasi antara pembuatan produk dan inovasi kemasan yang bisa dikatakan lebih menarik ini akan memberikan nilai tambah pada produk sambal tempe tersebut. Keuntungan yang didapat dari usaha pengemasan sambal tempe ini memberi peluang untuk didirikannya industri pengolahan dan pengemasan sambal tempe yang lain. Proses pemasaran yang dilakukan adalah dengan menggunakan cara konsinyasi atau dengan menitipkan ke toko-toko, pusat oleh-oleh dan juga memasarkan langsung kepada konsumen. Namun dalam hal ini proses pemasaran yang dilakukan lebih mengutamakan menitipkan pada toko-toko atau kepada pusat oleh-oleh. Untuk mengetahui keuntungan dan tingkat pengembalian investasi yang akan didapat dengan menjalankan kegiatan usaha ini, maka diperlukan adanya sebuah analisis usaha. Kegiatan yang dilakukan dalam produksi sambal tempe yaitu sebanyak 2 kali dalam 1 bulan, dimana dalam 1 kali produksi menghasilkan 50 kemasan. Usaha ini didirikan untuk memperoleh keuntungan dan menciptakan peluang usaha baru. Untuk mengetahui sejauh mana suatu usaha dapat memberikan manfaat, maka diperlukan suatu analisis usaha agar dapat diketahui apakah usaha tersebut menguntungkan atau tidak. Analisis yang digunakan yaitu BEP, R/C Ratio, ROI.

Item Type: Thesis (Diploma)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorAbdurrahman, AlwanNIP196312311995121001
Subjects: 550 - Rumpun Ilmu Ekonomi > 570 - Ilmu Manajemen > 576 - Manajemen Industri
Divisions: Jurusan Manajemen Agribisnis > Prodi D3 Manajemen Agribisnis > Tugas Akhir
Depositing User: Usman Efendi
Date Deposited: 04 Feb 2026 08:32
Last Modified: 04 Feb 2026 08:33
URI: https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/53162

Actions (login required)

View Item View Item