Manajemen Kesehatan Ayam Petelur Fase Pullet Di Pt Janu Putra Sejahtera Yogyakarta

Mudhofar, Achmad Syafiq (2025) Manajemen Kesehatan Ayam Petelur Fase Pullet Di Pt Janu Putra Sejahtera Yogyakarta. [Experiment] (Unpublished)

[img] Text (RINGKASAN)
Ringkasan.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (154kB)
[img] Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
bab 1 pendahuluan.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (154kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
daftar pustaka.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (152kB)
[img] Text (LAPORAN LENGKAP)
Laporan jadi 100^1.pdf - Submitted Version
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Kegiatan magang merupakan metode pembelajaran yang bertujuan memperkuat antara teori akademik dan penerapannya dalam praktik di lapangan. Melalui pelaksanaan magang, mahasiswa memperoleh pengalaman nyata di lingkungan kerja sekaligus meningkatkan kemampuan analitis, keterampilan teknis, serta pemahaman menyeluruh terhadap sistem operasional dan manajemen perusahaan. Dalam kegiatan magang ini mahasiswa berpartisipasi langsung pada kegiatan operasional perusahaan dan dapat memperluas pengetahuan tentang operasional perusahaan serta mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh selama perkuliahan. Pelaksanaan magang dilakukan di PT. Janu Putra Sejahtera, yang berlokasi di JL. Rajek lor, Tirtoadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta, dan di Desa Jatirejo, Kecamatan Lendah, Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta. Kegiatan magang dilaksanakan dari tanggal 12 Agustus sampai 15 November 2025. Perusahaan bergerak di bidang industri perunggasan seperti ayam pedaging (broiler), ayam petelur (layer), pembibitan (breeding), penetasan (hatchery) hingga Rumah Potong Ayam (RPA). Kegiatan magang difokuskan pada penerapan manajemen kesehatan ayam petelur pada fase pullet, karena fase ini merupakan periode krusial yang sangat mempengaruhi pencapaian performa produksi pada masa bertelur. Dalam sistem peternakan modern, manajemen kesehatan ternak menjadi elemen utama karena berfungsi menjaga kondisi fisiologis ayam, meningkatkan produktivitas, serta meminimalkan potensi kerugian akibat serangan penyakit. Manajemen kesehatan ayam pullet di PT. Janu Putra Sejahtera diterapkan secara sistematis dan terstruktur melalui tiga aspek utama, yaitu pencegahan, perawatan, dan pengobatan. Aspek pencegahan dilakukan dengan mengoptimalkan penerapan manajemen biosecurity sebagai fondasi utama dalam sistem kesehatan ternak. Biosecurity diterapkan berdasarkan tiga prinsip pokok, meliputi isolasi, pengendalian lalu lintas, dan sanitasi. Penerapan isolasi dilakukan dengan membatasi akses masuk ke area peternakan serta memisahkan ayam yang menunjukkan gejala sakit dari populasi ayam sehat. Pengendalian lalu lintas diterapkan melalui pengaturan pergerakan manusia, kendaraan, dan peralatan yang disertai dengan prosedur desinfeksi secara ketat. Sementara itu, sanitasi dilaksanakan secara berkelanjutan melalui kegiatan pembersihan dan desinfeksi kandang, peralatan, pekerja, serta lingkungan pemeliharaan guna menciptakan kondisi yang higenis dan mendukung kesehatan ternak. Selain upaya pencegahan penyakit, pengelolaan limbah peternakan juga menjadi bagian penting dalam aspek pencegahan. Limbah padat, cair, dan gas dikelola secara terencana dan sistematis untuk mencegah pencemaran lingkungan serta meminimalkan dampak negatif terhadap kesehatan ternak dan masyarakat di sekitar lokasi peternakan. Aspek perawatan mencakup manajemen pemeliharaan yang berfokus pada kebersihan kandang dan peralatan, serta pengendalian kualitas pakan dan air minum. Kebersihan kandang dijaga melalui pembersihan harian dan pemeriksaan rutin terhadap kondisi peralatan pemeliharaan. Manajemen pakan di PT. Janu Putra Sejahtera dilakukan secara terstruktur, mulai dari penerimaan pakan, proses penyimpanan, hingga pendistribusian pakan kepada ayam guna menjaga kualitas nutrisi dan mencegah kontaminasi. Air minum disediakan secara ad libitum dengan memanfaatkan sumber air bor, serta dilakukan penambahan klorin untuk menjaga kualitas dan kebersihan air minum. Aspek pengobatan meliputi pemberian Obat, Vaksin, dan Kesehatan (OVK) secara terjadwal sesuai dengan standar operasional perusahaan. Program vaksinasi dilaksanakan secara sistematis untuk mencegah penyakit menular utama, seperti Newcastle Disease (ND), Infectious Bursal Disease (IBD), dan Avian Influenza (AI). Vaksinasi berperan dalam membentuk kekebalan individu dan kelompok sehingga dapat menurunkan risiko terjadinya wabah penyakit di lingkungan peternakan. Selain vaksinasi, pemberian vitamin dan obat dilakukan secara terkontrol untuk mendukung daya tahan tubuh ayam, mengurangi tingkat stres, serta menunjang pertumbuhan dan performa ayam pullet secara optimal. Pemantauan kesehatan ayam dilakukan secara rutin melalui pengamatan gejala klinis, perilaku, dan kondisi fisik ayam guna mendeteksi gangguan kesehatan sejak dini serta mencegah penyebaran penyakit secara lebih luas. Secara keseluruhan, penerapan manajemen kesehatan ayam petelur fase pullet di PT. Janu Putra Sejahtera telah berjalan secara optimal dan terintegrasi, sehingga memberikan kontribusi yang signifikan dalam menjaga kesehatan ternak, meningkatkan produktivitas, serta mendukung keberlanjutan usaha peternakan.

Item Type: Experiment
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorSubagja, HariadiNIDN0013127002
Uncontrolled Keywords: Kesehatan Ayam, Pullet
Subjects: 200 - Rumpun Ilmu Hewani > 210 - Ilmu Peternakan > 211 - Ilmu Peternakan
200 - Rumpun Ilmu Hewani > 210 - Ilmu Peternakan > 217 - Budidaya Ternak
Divisions: Jurusan Peternakan > Prodi D4 Manajemen Bisnis Unggas > PKL
Depositing User: Achmad Syafiq Mudhofar
Date Deposited: 04 Feb 2026 01:40
Last Modified: 04 Feb 2026 01:46
URI: https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/52956

Actions (login required)

View Item View Item