Analisis Perbandingan Kinerja Mesin Single Line 1.2 dan 2.2 Berdasarkan Realisasi Produksi, Produktivitas, Total Efisiensi, dan Total Waste di PT. Marimas Putera Kencana

Mubarok, Rizky Zaki (2023) Analisis Perbandingan Kinerja Mesin Single Line 1.2 dan 2.2 Berdasarkan Realisasi Produksi, Produktivitas, Total Efisiensi, dan Total Waste di PT. Marimas Putera Kencana. [Experiment] (Unpublished)

This is the latest version of this item.

[img] Text (Ringkasan)
Ringkasan.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (171kB)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
Bab 1 Pendahuluan.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (212kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (170kB)
[img] Text
Laporan Lengkap..pdf

Download (2MB)

Abstract

PT. Marimas Putera Kencana merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang makanan dan minuman. Produk unggulan yang diproduksi adalah minuman serbuk rasa buah seperti Marimas, Mari Oppa, Mariteh, dan Cocorio serta beberapa produk makanan seperti Rice Crackers, Kongbap dan produk lainnya. PT. Marimas Putera Kencana memiliki target produksi seperti perusahaan lainnya untuk memenuhi permintaan pasar. Proses utama yang menjadi titik kritis tercapainya target produksi adalah pada proses packing primer. Salah satu jenis mesin pengemas yang digunakan adalah mesin single line karena mesin ini merupakan mesin yang sering mengalami kendala. Mesin ini merupakan mesin dengan jumlahnya paling banyak dan memiliki sistem semi manual yang mengakibatkan semakin besar kemungkinan permasalahan dapat terjadi. Kinerja mesin yang tidak sesuai standar akibat kondisi mesin yang kurang baik menyebabkan down-time sehingga mesin tidak bekerja secara optimal. Diperlukan adanya evaluasi SDM, efisiensi, dan waste yang dihasilkan. Metode pelaksanaan magang yang dilakukan adalah observasi langsung sehingga didapat total produksi. Berdasarkan pengamatan, didapat data realisasi produksi pada Single Line 2.2 memiliki rata-rata sebesar 84% dan Single Line 1.2 sebesar 87%. Hal tersebut dapat disimpulkan bahwa Single Line 1.2 memiliki realisasi produksi lebih tinggi. Selain itu, kondisi mesin juga menjadi poin utama dalam pencapaian target karena menurut data pembanding pada mesin dengan kondisi yang baik hasil pencapaian target menjadi lebih optimal.

Item Type: Experiment
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorHariono, BudiNIDN0019056605
Uncontrolled Keywords: Mesin, Single Line, Efisiensi, Produktivitas, Etiket.
Subjects: 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 160 - Teknologi dalam Ilmu Tanaman > 163 - Teknologi Pertanian
Divisions: Jurusan Teknologi Pertanian > Prodi D4 Teknologi Rekayasa Pangan > PKL
Depositing User: Rizky Zaki Mubarok
Date Deposited: 29 Jan 2026 03:20
Last Modified: 29 Jan 2026 03:21
URI: https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/52727

Available Versions of this Item

  • Analisis Perbandingan Kinerja Mesin Single Line 1.2 dan 2.2 Berdasarkan Realisasi Produksi, Produktivitas, Total Efisiensi, dan Total Waste di PT. Marimas Putera Kencana. (deposited 29 Jan 2026 03:20) [Currently Displayed]

Actions (login required)

View Item View Item