Pembuatan Dan Uji Unjuk Kerja Alat Pemanas Ohmic Studi Kasus Pengaruh KOH Terhadap Laju Pemanasan Pada Ekstraksi Rumput Laut

Zurarianto, Nur Hidayat (2017) Pembuatan Dan Uji Unjuk Kerja Alat Pemanas Ohmic Studi Kasus Pengaruh KOH Terhadap Laju Pemanasan Pada Ekstraksi Rumput Laut. Diploma thesis, Politeknik Negeri Jember.

[img] Text (Abstrak)
06. ABSTRAK.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (31kB)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
14. BAB 1 PENDAHULUAN.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (43kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
19. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (33kB)
[img] Text (Laporan Full)
24. LAPORAN FULL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Pengolahan rumput laut untuk menghasilkan produk-produk bermanfaat umumnya dilakukan melalui proses alkalisasi dan ekstraksi kemudian diikuti dengan proses pengeringan produk yang dihasilkan. Proses pemanasan masih banyak menggunakan konvensional sehingga proses pengolahan tidak efisien, untuk mengatasi masalah tersebut maka dibutuhkan alat pemanas ohmic pada pengolahan ekstraksi rumput laut. Kegiatan ini dilakukan di laboratorium logam politeknik negeri jember pada bulan januari 2017 – juni 2017. Kegiatan ini menghasilkan 1 unit alat pemanas ohmic dengan dimensi panjang 20 cm, lebar 20 cm, tinggi 20 cm dengan berat 10 kg. Proses alkalisasi rumput laut menggunakan metode yaitu alkalisasi dengan pemanasan Ohmic dengan menggunakan konsentrasi larutan non KOH, KOH 0,5 N dan 1 N dan dipanaskan selama 1 jam pada kuat medan listrik 49 V/cm. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa alkalisasi rumput laut dengan metode pemanasan Ohmic memiliki laju pemanasan yang lebih cepat dan merata bila dibandingkan dengan pemanasan konvensional sehingga dapat disimpulkan bahwa metode alkalisasi, lama proses alkalisasi, dan konsentrasi alkali mempengaruhi laju pemanasan. Dari pemanasan ohmic yang dilakukan diperoleh lama pemanasan yang bervariasi. Dimana konsentrasi 1 N untuk mencapai suhu 90 ˚C membutuhkan waktu 13 menit sementara konsentrasi 0,5 N mencapai suhu 90˚C dibutuhkan waktu 20 menit, sedangkan non KOH tidak dapat mencapai suhu 90 ˚C.

Item Type: Thesis (Diploma)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorIswahyono, IswahyonoNIP196411101992021001
Subjects: 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 160 - Teknologi dalam Ilmu Tanaman > 163 - Teknologi Pertanian
Divisions: Jurusan Teknologi Pertanian > Prodi D3 Keteknikan Pertanian > Tugas Akhir
Depositing User: Usman Efendi
Date Deposited: 28 Jan 2026 03:40
Last Modified: 28 Jan 2026 03:40
URI: https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/52600

Actions (login required)

View Item View Item