Prosedur Pemindahtanganan Barang Milik Negara Melalui Penjualan Pada Direktorat Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal

Reihan, Mohammad (2026) Prosedur Pemindahtanganan Barang Milik Negara Melalui Penjualan Pada Direktorat Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal. [Experiment] (Unpublished)

[img] Text (Ringkasan)
Ringkasan.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (109kB)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
BAB 1 Pendahuluan.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (277kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (95kB)
[img] Text (Laporan Lengkap)
Laporan Lengkap.pdf - Submitted Version
Restricted to Registered users only

Download (5MB) | Request a copy

Abstract

Laporan magang ini disusun berdasarkan kegiatan praktik kerja di Direktorat Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal (DJSEF) Kementerian Keuangan sebagai syarat kelulusan Program Studi Akuntansi Sektor Publik Politeknik Negeri Jember. DJSEF sendiri merupakan unit Eselon I hasil transformasi dari Badan Kebijakan Fiskal (BKF) yang resmi berdiri pada Mei 2025 dengan mandat merumuskan strategi ekonomi dan kebijakan fiskal nasional. Selama periode empat bulan, dari September hingga Desember 2025, penulis ditempatkan pada Bagian Umum, khususnya di Subbagian Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN). Fokus utama dari laporan ini adalah untuk memahami dan menganalisis prosedur teknis penjualan material bongkaran BMN melalui mekanisme lelang guna mendukung optimalisasi aset dan transparansi keuangan negara. Dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, mahasiswa terlibat aktif dalam berbagai aktivitas manajerial dan administratif, seperti penyusunan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) untuk pengadaan kantor, pembuatan Berita Acara Serah Terima (BAST), serta pengoperasian aplikasi sistem informasi seperti SIMAN dan SAKTI untuk pengelolaan aset. Secara prosedural, proses penjualan bongkaran BMN di DJSEF diawali dengan pembentukan Tim Internal yang bertugas melakukan survei lapangan untuk menentukan Nilai Limit berdasarkan kondisi riil material. Setelah mendapatkan persetujuan dari pejabat berwenang, permohonan lelang diajukan secara paralel melalui KPKNL dan portal resmi lelang.go.id hingga tahap pelunasan serta penyerahan barang kepada pemenang lelang. Meskipun prosedur telah berjalan sesuai regulasi, terdapat kendala teknis berupa kesulitan dalam menentukan akurasi volume material saat bangunan masih berdiri, serta adanya risiko penurunan kualitas barang akibat paparan cuaca selama proses tunggu Lelang. Oleh karena itu, pada laporan ini disertakan juga saran atau rekomendasi yaitu dengan menerapkan metode estimasi yang lebih presisi dan detail dalam menghitung bongkaran sejak tahap awal pengusulan. Selain itu, bagi Satuan Kerja (Satker) untuk menyediakan fasilitas penyimpanan atau perlindungan sementara bagi objek agar tidak terpapar cuaca ekstrem secara langsung. Upaya ini sangat krusial bagi perlindungan aset untuk menjaga kualitas fisik barang, sehingga nilai limit yang ditetapkan tetap relevan bagi para calon peserta Lelang.

Item Type: Experiment
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorHartanto, SugengNIDN0009029202
Uncontrolled Keywords: DJSEF, Penjualan, Pemindahtanganan, Barang Milik Negara
Subjects: 550 - Rumpun Ilmu Ekonomi > 560 - Ilmu Ekonomi > 562 - Akuntansi
550 - Rumpun Ilmu Ekonomi > 570 - Ilmu Manajemen > 573 - Administrasi Keuangan (Perkantoran, Pajak, Hotel, Logistik, Dll)
Divisions: Jurusan Bisnis > Prodi D4 Akuntansi Sektor Publik > PKL
Depositing User: Mohammad Reihan
Date Deposited: 21 Apr 2026 02:26
Last Modified: 21 Apr 2026 02:27
URI: https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/52120

Actions (login required)

View Item View Item