Uji Kinerja Mesin Pemecah Biji dan Pengupas Kulit Kakao Pasca Sangrai Tipe Pemecah Oktagonal (Desheller)

Holiq, Abdul (2016) Uji Kinerja Mesin Pemecah Biji dan Pengupas Kulit Kakao Pasca Sangrai Tipe Pemecah Oktagonal (Desheller). Diploma thesis, Politeknik Negeri Jember.

[img] Text (Abstrak)
6. ABSTRAK.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (163kB)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
15. BAB 1 PENDAHULUAN.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (94kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
20. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (145kB)
[img] Text (Laporan Lengkap)
28. LAPORAN LENGKAP.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB)

Abstract

Mesin pemecah biji dan pemisah kulit kakao sangat dibutuhkan untuk memperoleh keping biji (nib) dengan kadar kulit dibawah 1,75%. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui kinerja optimal mesin pemecah biji dan pemisah kulit kakao pasca sangrai (Desheller) berdasarkan metode, parameter uji dan standar kriteria yang ditentukan oleh SNI 7805:2013 dan kondisi operasional terbaik disimpulkan melalui tiga perlakuan pengaturan kecepatan aliran udara penghisap (P1= 4,55 m/s, P2= 3,88 m/s dan P3= 3,26 m/s) dengan kecepatan putar pemecah 453 rpm. Bahan uji yang digunakan yaitu biji kakao varietas lindak (bulk cocoa) yang berasal dari Terbasalah Banyuwangi. Adapun karakteristik fisik bahan yang digunakan meliputi biji kakao kelas A (86-100 biji/100 g) dengan kadar kulit 15,42% dan kadar air 3,98%. Biji kakao jenis ini memiliki dimensi rata-rata mulai dari panjang 23,33 cm, lebar 13,12 cm dan tebal 10,72 cm. Hasil uji coba menunjukkan bahwa kondisi operasional terbaik diperoleh pada perlakuan kecepatan aliran udara 3,88 m/s (P2) dengan kapasitas masukan 29,15 kg/jam. Rendemen akhir yang dihasilkan 76,87%, slip penerusan putaran 1,43%, tingkat kebisingan mesin 84,32 dB, tingkat kebersihan nib 98,88%, tidak tercemar asap, susut hasil 0,13% dan kebutuhan daya sebesar 762,67 watt. Sementara itu, pada perlakuan ini juga didapatkan persentase bahan pada corong 1 dan corong 2 masing-masing 76,87% dan 23,00%, komponen nib dan kulit terikut nib pada corong 1 sebesar 98,88% dan 1,12%, serta kulit dan nib terikut kulit pada corong 2 berturut-turut sebesar 95,75% dan 4,25%.

Item Type: Thesis (Diploma)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorAswanto, AswantoNIP196106071987031002
Subjects: 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 160 - Teknologi dalam Ilmu Tanaman > 163 - Teknologi Pertanian
Divisions: Jurusan Teknologi Pertanian > Prodi D3 Keteknikan Pertanian > Tugas Akhir
Depositing User: Usman Efendi
Date Deposited: 15 Jan 2026 08:36
Last Modified: 15 Jan 2026 08:36
URI: https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/51456

Actions (login required)

View Item View Item