Rancang Bangun Dan Monitoring Kandungan Gas Beracun H2S (Hidrogen Sulfide) Dan CO (Carbon Monoxide) (Studi Kasus Kawah Ijen)

Romadhoni, Muhammad Isbi (2019) Rancang Bangun Dan Monitoring Kandungan Gas Beracun H2S (Hidrogen Sulfide) Dan CO (Carbon Monoxide) (Studi Kasus Kawah Ijen). Diploma thesis, Politeknik Negeri Jember.

[img] Text (Ringkasan)
7. RINGKASAN.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (132kB)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
13. BAB 1. PENDAHULUAN.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (97kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
18. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (141kB)
[img] Text (Laporan Lengkap)
20. E32161301_LAPORAN LENGKAP.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)

Abstract

Bencana adalah peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan, baik oleh factor alam dan atau faktor non alam maupun factor manusia. (UU No. 24, 2007). Gunung Ijen/Gunung Kawah Ijen secara lokasi administrasi terletak di Kabupaten Banyuwangi dan Bondowoso, Jawa Timur 8°03' 30 Lintang Selatan dan 114°14' 30" Bujur Timur (Badan Geologi, 2014). Beberapa bulan yang lalu, tepatnya 21 Maret 2018 gunung ijen dikabarkan kembali mengeluarkan gas beracun, sehingga menyebabkan 178 jiwa warga Desa Kalianyar, Kecamatan Ijen, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur terdampak. Muntahan gas beracun dari kawah Ijen tidak dapat diprediksi (Aman, 2018). Kondisi semacam ini menimbulkan banyak penelitian yang dapat dilakukan pada bidang ini. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sensor array yang mampu beradaptasi dengan kondisi lingkungan. Sensor array merupakan pengorganisasian sensor secara independen, sehingga setiap sensor berdiri sendiri, kemudian untuk memodelkan kondisi gas beracun akan digunakan seluruh hasil pembacaan sensor. Pada aplikasinya sensor akan diletakkan pada daerah yang terkena bencana gas beracun, hal ini bertujuan untuk memberikan peringatan dini jika terjadi gelombang gas beracun dari Gunung Ijen. Hasil pengujian pembacaan sensor terhadap kondisi lingkungan di sekitar puncak Kawah Ijen menunjukkan jarak rata-rata pembacaan antara sensor MQ-7 dengan alat ukur sebesar 2,70 ppm dan pada pembacaan sensor MQ-136 sebesar 0,66 ppm dengan lama waktu pembacaan 5 menit. Sedangkan kondisi status selama 1 hari dalam keadaan Waspada selama 2 kali pada jam 23:14 – 23:18 dan jam 13:41.

Item Type: Thesis (Diploma)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorDian, Moch MunihNIP19700311998031001
Subjects: 410 - Rumpun Ilmu Teknik > 450 - Teknik Elektro dan Informatika > 457 - Teknik Komputer
Divisions: Jurusan Teknologi Informasi > Prodi D3 Teknik Komputer > Tugas Akhir
Depositing User: Sri Supriyatiningsih
Date Deposited: 15 Jan 2026 07:52
Last Modified: 15 Jan 2026 07:52
URI: https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/51446

Actions (login required)

View Item View Item