Analisis Perbandingan Efektivitas Empat Metode Polinasi (Manual, Lebah, Semprot, Celup) Terhadap Pembentukan Buah Melon Di Greenhouse PT. Sanjaya Mirai Hidrophonik

Wahyudi, Rico Dwi Analisis Perbandingan Efektivitas Empat Metode Polinasi (Manual, Lebah, Semprot, Celup) Terhadap Pembentukan Buah Melon Di Greenhouse PT. Sanjaya Mirai Hidrophonik. [Experiment] (Unpublished)

[img] Text (Ringkasan)
Ringkasan.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (257kB)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
Bab 1 Pendahuluan.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (285kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (217kB)
[img] Text (Laporan Lengkap)
LAPORAN LENGKAP.pdf - Submitted Version
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Magang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta pengalaman mahasiswa dalam dunia kerja, khususnya pada bidang budidaya melon hidroponik di greenhouse. Fokus utama kegiatan magang adalah menganalisis perbandingan efektivitas empat metode polinasi, yaitu polinasi manual, polinasi dengan bantuan lebah, polinasi semprot, dan polinasi celup terhadap pembentukan buah melon. Selama pelaksanaan magang, mahasiswa terlibat langsung dalam seluruh rangkaian kegiatan budidaya melon, mulai dari persiapan greenhouse, penyemaian benih, pindah tanam, pruning, pelilitan tanaman, polinasi, pemeliharaan tanaman, hingga panen dan pascapanen. Sistem budidaya yang digunakan adalah hidroponik dengan metode irigasi tetes dan NFT, yang memungkinkan pengendalian nutrisi dan lingkungan secara optimal. Pengamatan dilakukan pada fase generatif tanaman dengan jumlah sampel yang sama untuk setiap metode polinasi. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa polinasi dengan bantuan lebah memberikan tingkat keberhasilan tertinggi, yaitu 88,8%, diikuti oleh polinasi manual sebesar 77,7%. Sementara itu, metode polinasi celup dan semprot menunjukkan tingkat keberhasilan yang lebih rendah, masing-masing sebesar 55,5% dan 44,4%. Dari segi kualitas bentuk buah, polinasi lebah menghasilkan buah dengan bentuk paling seragam dan berkualitas baik, sedangkan metode semprot dan celup cenderung menghasilkan buah dengan bentuk kurang sempurna.

Item Type: Experiment
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
UNSPECIFIEDBahariawan, AmalNIDN11096802
Uncontrolled Keywords: Greenhouse, Polinasi, Melon, Hidrophonik
Subjects: 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 150 - Ilmu Pertanian dan Perkebunan > 153 - Ilmu Hama dan Penyakit Tanaman
140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 150 - Ilmu Pertanian dan Perkebunan > 154 - Budidaya Pertanian dan Perkebunan
140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 150 - Ilmu Pertanian dan Perkebunan > 155 - Perkebunan
140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 160 - Teknologi dalam Ilmu Tanaman > 163 - Teknologi Pertanian
140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 160 - Teknologi dalam Ilmu Tanaman > 164 - Mekanisasi Pertanian
Divisions: Jurusan Teknologi Pertanian > Prodi D3 Keteknikan Pertanian > PKL
Depositing User: Rico Dwi Wahyudi
Date Deposited: 28 Jan 2026 01:29
Last Modified: 28 Jan 2026 01:30
URI: https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/50590

Actions (login required)

View Item View Item