Lay, Beatrix Wilwindenia MIa (2025) Penerapan Standard Operating Procedure (SOP) pada Proses Pengemasan Gula kristal Putih 1 Kg di PT. Madubaru PG/PS Madukismo Yogyakarta. [Experiment] (Unpublished)
|
Text (Ringkasan)
RINGKASAN.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (87kB) |
|
|
Text (Bab 1. Pendahuluan)
BAB 1.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (85kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (59kB) |
|
|
Text (Laporan Lengkap)
laporan magang btrxxxxxxx fix.pdf Restricted to Registered users only Download (5MB) | Request a copy |
Abstract
Kegiatan magang merupakan bagian dari pendidikan vokasi yang bertujuan untuk memberikan pengalaman kerja nyata kepada mahasiswa di dunia industri. Magang ini dilaksanakan di PT Madubaru PG/PS Madukismo Yogyakarta dengan fokus kajian pada penerapan Standard Operating Procedure (SOP) dalam proses pengemasan Gula Kristal Putih (GKP) kemasan 1 kg. Tujuan dari penyusunan laporan magang ini adalah untuk memahami alur proses pengemasan gula kristal putih 1 kg, mengevaluasi kesesuaian penerapan SOP dengan praktik di lapangan, mengidentifikasi kendala yang terjadi selama proses pengemasan, serta merumuskan rekomendasi perbaikan guna meningkatkan efektivitas dan konsistensi proses pengemasan. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan magang meliputi praktik lapangan, observasi partisipatif, wawancara dengan pembimbing lapangan dan karyawan terkait, dokumentasi, serta studi pustaka. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa PT Madubaru telah memiliki SOP pengemasan yang mencakup tahapan penimbangan, pengisian, penjahitan kemasan, pemeriksaan mutu, serta pengendalian kebersihan dan keselamatan kerja. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan beberapa permasalahan, antara lain ketidakstabilan pengaturan mesin pengemas, benang jahit kemasan yang sering putus, ketidaksesuaian berat isi gula, ketidakdisiplinan penggunaan alat pelindung diri (APD), serta mutu gula yang belum konsisten memenuhi standar Super High Sugar (SHS). Berdasarkan hasil analisis, diperlukan upaya perbaikan berupa kalibrasi dan perawatan mesin secara rutin, peningkatan teknologi pengemasan agar lebih presisi, peningkatan kompetensi karyawan melalui pelatihan berkala, serta penguatan pengawasan mutu dan kedisiplinan penerapan SOP. Secara keseluruhan, penerapan SOP pengemasan gula kristal putih 1 kg di PT Madubaru telah berjalan, namun masih memerlukan optimalisasi agar proses pengemasan dapat menghasilkan produk yang seragam, aman, dan sesuai dengan standar mutu industri pangan. KATA KUNCI: Standard Operating Procedure (SOP), Pengemasan, Gula Kristal Putih, Magang Industri, PT Madubaru
| Item Type: | Experiment | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Uncontrolled Keywords: | Standard Operating Procedure (SOP), Pengemasan, Gula Kristal Putih, Magang Industri, PT Madubaru | ||||||
| Subjects: | 550 - Rumpun Ilmu Ekonomi > 570 - Ilmu Manajemen > 571 - Manajemen 550 - Rumpun Ilmu Ekonomi > 570 - Ilmu Manajemen > 576 - Manajemen Industri |
||||||
| Divisions: | Jurusan Manajemen Agribisnis > Prodi D4 Manajemen Agroindustri > PKL | ||||||
| Depositing User: | Beatrix Wilwindenia Mia Lay | ||||||
| Date Deposited: | 08 Jan 2026 02:05 | ||||||
| Last Modified: | 08 Jan 2026 02:05 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/50087 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
