Firnanda Kusumawati, Anissa Ika (2026) Mutu Penerimaan Bahan Baku Ikan Tuna Pada PT. Bali Maya Permai Food Canning Industry Jembrana Bali. [Experiment] (Unpublished)
|
Text (Ringkasan)
RINGKASAN.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (126kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
BAB 1 .pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (171kB) |
|
|
Text (Daftar Pusaka)
DAFTAR PUSAKA.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (125kB) |
|
|
Text (Laporan Lengkap)
LAPORAN LENGKAP (2).pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Ikan tuna (Thunnus sp.) merupakan komoditas perikanan bernilai ekonomis tinggi dan menjadi salah satu produk unggulan ekspor Indonesia, khususnya dalam industri pengalengan ikan. Mutu bahan baku ikan tuna sangat menentukan kualitas dan keamanan produk akhir, sehingga proses penerimaan bahan baku menjadi tahap kritis dalam pengendalian mutu. Penurunan mutu ikan dapat terjadi sejak penangkapan hingga distribusi apabila tidak ditangani dengan baik. Praktek Kerja Lapang (PKL) ini dilaksanakan di PT. Bali Maya Permai Food Canning Industry Jembrana, Bali, yang bergerak di bidang pengolahan dan pengalengan ikan tuna berorientasi ekspor. Tujuan PKL ini adalah untuk mengetahui dan memahami proses penerimaan bahan baku ikan tuna serta penerapan manajemen mutu yang dilakukan perusahaan. Metode yang digunakan meliputi observasi langsung di lapangan, wawancara dengan pihak terkait, serta pengamatan terhadap penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) pada tahap penerimaan bahan baku. Hasil PKL menunjukkan bahwa proses penerimaan bahan baku ikan tuna, baik segar maupun beku, telah dilaksanakan sesuai dengan SOP perusahaan. Pengendalian mutu dilakukan secara ketat oleh bagian Quality Control melalui pemeriksaan fisik, pengukuran suhu, serta pengujian laboratorium seperti uji histamin, uji kadar garam, dan uji organoleptik. Penerapan manajemen mutu yang konsisten pada tahap penerimaan bahan baku mampu mencegah masuknya bahan baku yang tidak memenuhi standar, sehingga perusahaan dapat menghasilkan produk tuna kaleng yang aman, bermutu, dan sesuai dengan standar pasar domestik maupun internasional.
| Item Type: | Experiment | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Uncontrolled Keywords: | ikan tuna, penerimaan bahan baku, pengendalian mutu, pengalengan ikan. | ||||||
| Subjects: | 550 - Rumpun Ilmu Ekonomi > 570 - Ilmu Manajemen > 571 - Manajemen | ||||||
| Divisions: | Jurusan Manajemen Agribisnis > Prodi D4 Manajemen Agroindustri > PKL | ||||||
| Depositing User: | Anissa Ika Firnanda Kusumawati | ||||||
| Date Deposited: | 09 Jan 2026 07:02 | ||||||
| Last Modified: | 09 Jan 2026 07:03 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/50076 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
