Puspita, Yolanda Dewi (2019) PERCEPATAN PERKECAMBAHAN BENIH KOPI ARABIKA (Coffea arabica L.) VAR. S795 DENGAN KONSENTRASI DAN LAMA PERENDAMAN H2SO4. Diploma thesis, Politeknik Negeri Jember.
|
Text (Abstrak)
7. ABSTRAK.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (89kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
13. BAB 1 PENDAHULUAN.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (98kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
17. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (94kB) |
|
|
Text (Laporan Lengkap)
A32160763_LAPORAN LENGKAP.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (3MB) |
Abstract
Kopi arabika (Coffe arabica L.) merupakan komoditas ekspor unggulan yang dikembangkan di Indonesia karena mempunyai nilai ekonomis yang relatif tinggi sebagai exportir kopi ke 4 di pasaran dunia. Kopi arabika seringkali dihadapkan pada kendala benih yang mengalami kelambatan dalam perkecambahan karena kulit tanduk yang keras. Penggunaan larutan H2SO4 ditujukan untuk meretakkan kulit benih yang keras dan bersifat impermeabel terhadap air dan udara, sehingga mempercepat dan meningkatkan daya kecambah benih. (Fahmi, 2012). Kegiatan Tugas Akhir ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perendaman konsentrasi H2SO4 dengan lama perendaman dalam mempercepat perkecambahan benih yang dilakukan selama 3 bulan mulai bulan November 2018 sampai bulan Januari 2019, di green house Teknologi Produksi Benih Politeknik Negeri Jember. Kegiatan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 faktor perlakuan. Faktor pertama adalah konsentrasi H2SO4 terdiri atas 3 level yaitu konsentrasi H2SO4 0%, konsentrasi H2SO4 10%, konsentrasi H2SO4 20%. Faktor kedua adalah lama perendaman terdiri atas 2 level yaitu dalam waktu 25 menit dan 30 menit. Kombinasi perlakuan diulang empat kali. Parameter pengamatan meliputi kecepatan perkecambahan, daya kecambah, laju perkecambahan. Perbedaan antar perlakuan menggunakan Annova dilanjut Uji BNT 1%. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa perendaman konsentrasi H2SO4 20% dan lama perendaman 25 menit dapat mempercepat dormansi benih dengan kecepatan perkecambahan 9,85 %/hari, daya kecambah 65% dan memperlambat laju perkecambahan 29/hari.
| Item Type: | Thesis (Diploma) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Subjects: | 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 150 - Ilmu Pertanian dan Perkebunan > 154 - Budidaya Pertanian dan Perkebunan | ||||||
| Divisions: | Jurusan Produksi Pertanian > Prodi D3 Produksi Tanaman Perkebunan > Tugas Akhir | ||||||
| Depositing User: | Usman Efendi | ||||||
| Date Deposited: | 06 Jan 2026 04:12 | ||||||
| Last Modified: | 06 Jan 2026 04:12 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/49708 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
