Alinja, Wella (2016) Analisis Bisnis Usaha Rempeyek Kacang Tanah “Reka-Reka” di Desa Sukorejo Kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar. Diploma thesis, Politeknik Negeri Jember.
|
Text (Abstrak)
11. ABSTRAK.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (14kB) |
|
|
Text (I Pendahuluan)
14 I. PENDAHULUAN.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (20kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
19 DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (14kB) |
|
|
Text (Laporan Lengkap)
LAPORAN LENGKAP.pdf Restricted to Registered users only Download (856kB) |
Abstract
Rempeyek atau peyek adalah sejenis makanan pelengkap dari kelompok gorengan. Peyek merupakan salah satu makanan pelengkap untuk makan gado- gado, pecel dan soto. Rempeyek disajikan di bungkus plastic dan ada di setiap restoran sebagai alternative makanan pelengkap selain kerupuk atau emping. Tapi banyak juga mengkonsumsi rempeyek sebagai makanan camilan atau kudapan yang cukup mengenyangkan. Kacang tanah adalah komoditas agrobisnis yang bernilai ekonomi cukup tinggi dan merupakan salah satu sumber protein dalam pola pangan penduduk Indonesia. Kebutuhan kacang tanah dari tahun ke tahun semakin meningkat, sejalan dengan bertambahnya jumlah penduduk, kebutuhan gizi masyarakat, diversifikasi pangan, serta meningkatkan kapasitas industry pakan dan makanan di Indonesia. Kacang tanah merupakan tanaman palawija yang menduduki urutan ketiga setelah jagung dan kedelai. Kacang tanah telah lama dimanfaatkan sebagai bahan pangan. Sementara, produk sampingnya dapat dimanfaatkan sebagai bahan pakan ternak. Pemanfaatan kacang tanah yang terbersar adalah untuk bahan makanan dan industry. Bentuk olahan kacang tanah antara lain kacang rebus, kacang goreng, kacang atom, rempeyek, enting-enting, ampyang, bumbu pecel, bumbu gado-gado atau bumbu sayur, minyak goreng, dan lain-lain. Pemasaran produk pengemasan rempeyek kacang tanah dilakukan secara konsinyasi. Usaha ini merupakan usaha yang tergolong baru didirikan untuk memperoleh keuntungan dan menciptakan peluang usaha baru. Untuk mengetahui sejauh mana suatu usaha dapat memberikan manfaat, maka diperlukan suatu analisis usaha agar dapat diketahui apakah usaha tersebut dapat dilanjutkan atau tidak. Analisis yang digunakan yaitu BEP, R/C Ratio, dan ROI.
| Item Type: | Thesis (Diploma) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Subjects: | 550 - Rumpun Ilmu Ekonomi > 570 - Ilmu Manajemen > 576 - Manajemen Industri | ||||||
| Divisions: | Jurusan Manajemen Agribisnis > Prodi D3 Manajemen Agribisnis > Tugas Akhir | ||||||
| Depositing User: | Usman Efendi | ||||||
| Date Deposited: | 02 Jan 2026 09:16 | ||||||
| Last Modified: | 02 Jan 2026 09:17 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/49413 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
