Pembuatan Pupuk Organik PGPR Dengan Rendaman Akar Bambu Di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bondowoso

Admajaya, Sukron (2024) Pembuatan Pupuk Organik PGPR Dengan Rendaman Akar Bambu Di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bondowoso. [Experiment] (Unpublished)

[img] Text (Ringkasan)
Ringkasan.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (157kB)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
Bab 1 Pendahuluan.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (172kB)
[img] Text (Full Text)
D31212145_Laporan Lengkap.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (157kB)

Abstract

Program magang adalah salah satu prasyarat kelulusan bagi mahasiswa semester 6 di Politeknik Negeri Jember. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja yang sebenarnya. Melalui pelaksanaan magang, mahasiswa diharapkan dapat mengaplikasikan teori-teori yang telah dipelajari selama masa kuliah serta mengidentifikasi berbagai permasalahan yang muncul di lingkungan kerja. Lokasi magang berada di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan yang beralamat di Jl. Mastrip No. 1, Nangkaan Timur, Kecamatan Bondowoso, Kabupaten Bondowoso. Dinas Pertanian Bondowoso berperan secara otonom dan bertugas mendukung masyarakat dalam bidang pertanian, perkebunan, dan hortikultura. Instansi ini secara berkelanjutan berinovasi dan mencari peluang baru guna meningkatkan hasil pertanian di Bondowoso., termasuk melalui inovasi dalam pembuatan pupuk organik yang bertujuan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia yang terbatas. Salah satu pupuk yang dikembangkan adalah Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR). Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) adalah pupuk organik yang mengandung bakteri yang hidup di sekitar akar tanaman, mendukung proses fisiologis dan pertumbuhan tanaman. PGPR berkontribusi meningkatkan produktivitas tanaman melalui bioteknologi dengan cara memobilisasi nutrisi, memproduksi hormon pertumbuhan, fiksasi nitrogen, dan mengaktifkan mekanisme ketahanan terhadap penyakit. Pupuk PGPR dapat dibuat menggunakan akar tanaman seperti bambu, kacang-kacangan, dan putri malu. Pembuatan pupuk PGPR di Dinas Pertanian sendiri menggunakan akar bambu sebagai bakteri yang digunakan untuk pembuatan pupuk organik PGPR. Alat dan bahan yang digunakan yakni panci, spatula, kompor gas, jerigen, akar bambu, molases, terasi, dedak padi, udang kering, air, dan penyedap rasa. Tahapan pembuatan meliputi persiapan alat dan bahan, perendaman akar bambu, perebusan bahan-bahan, penuangan PGPR kedalam jerigen, penuangan air rendaman akar bambu, penyimpanan. Adapun cara penggunaan pupuk organik PGPR meliputi penyaringan larutan PGPR hingga bersih, pencampuran 1 liter air dengan PGPR yang telah disaring, penyemprotan, dan proses penyemprotan dilakukan setiap 21 hari sekali supaya mendapatkan hasil yang optimal

Item Type: Experiment
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorLestari, DatikNIDN001089108
Uncontrolled Keywords: Pembuatan Pupuk Organik PGPR Dengan Rendaman Akar Bambu Di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bondowoso
Subjects: 550 - Rumpun Ilmu Ekonomi > 570 - Ilmu Manajemen > 571 - Manajemen
Divisions: Jurusan Manajemen Agribisnis > Prodi D3 Manajemen Agribisnis > PKL
Depositing User: Sukron Admajaya
Date Deposited: 22 Jul 2024 08:05
Last Modified: 22 Jul 2024 08:05
URI: https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/34232

Actions (login required)

View Item View Item