Pemeliharaan Tanaman Kakao (Theobroma cacao L.) pada Kebun Benih di Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia

Al-Azhar, Muhammad Titans Pemeliharaan Tanaman Kakao (Theobroma cacao L.) pada Kebun Benih di Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia. Project Report. Politeknik Negeri Jember. (Submitted)

[img] Text (Ringkasan)
RINGKASAN PKL.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (184kB)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
BAB 1 PKL.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (306kB)
[img] Text (Daftar Pestaka)
DAFTAR PUSTAKA PKL.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (283kB)
[img] Text (Laporan Lengkap)
fulll text.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Kakao (Theobroma cacao L.) merupakan tanaman perkebunan yang mempunyai nilai ekonomis. Tanaman ini menempati peringkat ketiga ekspor sektor perkebunan dalam menyumbang devisa negara, setelah komoditas Crude Palm Oil (CPO) dan karet. Kondisi tersebut menjadikan Indonesia menjadi produsen utama kakao dunia. Kebun Benih (Seed Orchard) dibuat untuk memproduksi benih, untuk pohon-pohon yang memiliki sifat-sifat unggul, khusus yang diinginkan dan merupakan salah satu bagian dalam pekerjaan seleksi dan pemuliaan (Soerianegara dan Djamhuri, 1979) dalam Marlina (2000). Pembangunan kebun benih ditujukan untuk menghasilkan benih-benih yang telah termuliakan secara genetik dengan kualitas dan kuantitas yang memadai. Dengan demikian pemanfaatan benih unggul untuk penanaman dalam skala luas dapat dilakukan dengan hasil/produktivitas yang sesuai dengan peningkatan genetik yang telah diprediksi. Sebagai upaya untuk mempertahankan genetik yang telah dihasilkan, maka manajemen di dalam kebun benih harus dipertimbangkan sebagai salah satu faktor untuk menghasilkan benih unggul (Moncur & Bolland, 2000) dalam (Kartikawati,2015). Kegiatan umum yang dilakukan pada praktik kerja lapang ini adalah perbanyakan kakao secara generatif dan vegetative, pengamatan rutin 1 bulan, dan pengamatan buah. Kegiatan khusus yang dilakukan adalah manajemen kebun induk kakao hibrida. Pengamatan rutin yang dilakukan 1 bulan sekali merupakan kegiatan yang bertujuan untuk mengetahui perkembangan pertumbuhan tanaman dan karakteristik tanaman terhadap lingkungan tumbuhnya dimana terdapat beberapa parameter pengamatan yaitu Intensitas bunga pada pohon, Intensitas flush, serangan penyakit VSD (vascular streak dieback), jumlah buah kecil, sedang, besar, masak, busuk, serangan hama Helopeltis dan skoring pertumbuhan tanaman. Pengamatan buah kegiatan yang bertujuan untuk mendapatkan data buah dari pengamatan pengamatan rutin tanaman yang nantinya diharapkan memiliki tingkat produktivitas dan mutu biji yang tinggi, dan hal ini dapat dilihat dengan buah yang menghasilkan biji yang banyak dan besar dengan ketebalan kulit buah yang tipis.

Item Type: Monograph (Project Report)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorRosdiana, EvaNIP198504022019032009
Subjects: 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 150 - Ilmu Pertanian dan Perkebunan > 154 - Budidaya Pertanian dan Perkebunan
Divisions: Jurusan Produksi Pertanian > Prodi D4 Teknik Produksi Benih > PKL
Depositing User: Muhammad Titans Al-Azhar
Date Deposited: 23 Nov 2022 01:13
Last Modified: 23 Nov 2022 01:15
URI: https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/17819

Actions (login required)

View Item View Item