Asuhan Gizi Dan Dietetik Pada Pasien Cancer Ovari Post Laparotomi Salpingoooforektomi Dextra, Biopsi Ovari Sinistra, Omentektomi, Limfadenektomi Parailiaca Bilateral, Limfadenektomi Paraaorta Atas Indikasi Ca Ovari, P1a0,H1 Di Bangsal Melati I Rs Soeradji Tirtonegoro Klaten

Nisaussholikha, Khotijatun (2026) Asuhan Gizi Dan Dietetik Pada Pasien Cancer Ovari Post Laparotomi Salpingoooforektomi Dextra, Biopsi Ovari Sinistra, Omentektomi, Limfadenektomi Parailiaca Bilateral, Limfadenektomi Paraaorta Atas Indikasi Ca Ovari, P1a0,H1 Di Bangsal Melati I Rs Soeradji Tirtonegoro Klaten. [Experiment] (Unpublished)

[img] Text (Ringkasan)
Ringkasan.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (128kB)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
BAB 1 Pendahuluan.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (183kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (153kB)
[img] Text (Laporan Lengkap)
Laporan Lengkap.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Kanker ovarium merupakan salah satu keganasan pada perempuan yang dapat memengaruhi status gizi, terutama pada pasien yang menjalani tindakan pembedahan mayor. Kondisi pascaoperasi dapat meningkatkan kebutuhan energi dan protein untuk mendukung proses penyembuhan luka serta pemulihan kondisi pasien. Laporan ini bertujuan untuk melaksanakan dan mendeskripsikan proses asuhan gizi pada pasien Ca ovarii post laparotomi salpingooforektomi dextra, biopsi ovari sinistra, omentektomi, limfadenektomi parailiaca bilateral, dan limfadenektomi paraaorta di Bangsal Melati I RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten. Metode pelaksanaan asuhan gizi dilakukan melalui pengkajian data antropometri, biokimia, fisik klinis, riwayat makan, skrining gizi menggunakan Nutrition Risk Screening (NRS) 2002, penetapan diagnosis gizi, intervensi, serta monitoring dan evaluasi. Hasil skrining menunjukkan skor NRS 2002 sebesar 4 yang menandakan pasien berisiko malnutrisi dan memerlukan asuhan gizi. Hasil pengkajian menunjukkan berat badan 45 kg, tinggi badan 153 cm, IMT 19,5 kg/m² dengan status gizi normal, serta terdapat tanda penurunan massa otot. Asupan awal pasien tergolong defisit berat, dengan pemenuhan energi 59,6%, protein 65,5%, lemak 71,8%, dan karbohidrat 44,1% dari kebutuhan. Diagnosis gizi yang ditegakkan meliputi asupan oral tidak adekuat, peningkatan kebutuhan protein, serta ketidakpatuhan terhadap rekomendasi gizi seimbang. Intervensi diberikan berupa diet tinggi protein dengan bentuk makanan saring, frekuensi tiga kali makanan utama, dua kali selingan, dan satu kali ekstra enteral, dengan target energi 1.980 kkal, protein 67,5 g, lemak 55 g, dan karbohidrat 303,7 g. Hasil monitoring menunjukkan adanya peningkatan asupan hingga hari kedua, yaitu energi 91,5%, protein 87,4%, lemak 83,2%, dan karbohidrat 98,7% dari kebutuhan. Berat badan juga mengalami peningkatan dari 45 kg menjadi 45,1 kg dan kondisi klinis menunjukkan perbaikan tekanan darah. Dengan demikian, intervensi asuhan gizi yang diberikan mampu meningkatkan pemenuhan kebutuhan energi dan zat gizi makro pasien serta mendukung proses pemulihan pascaoperasi. Kata kunci: asuhan gizi, kanker ovarium, pascaoperasi, diet tinggi protein, status gizi.

Item Type: Experiment
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
UNSPECIFIEDAmareta, Dahlia Indah0014118401
Uncontrolled Keywords: Laporan PKL
Subjects: 340 - Rumpun Ilmu Kesehatan > 350 - Ilmu Kesehatan Umum > 354 - Ilmu Gizi
Divisions: Jurusan Kesehatan > Prodi D4 Gizi Klinik > PKL
Depositing User: Khotijatun Nisaussholikha
Date Deposited: 02 Sep 2026 07:47
Last Modified: 02 Sep 2026 07:48
URI: https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/60134

Actions (login required)

View Item View Item