Budidaya Tanaman Selada (Lactuca Sativa L.) pada Sistem NFT (Nutrient Film Technique) Bertingkat dengan Variasi Pola Aliran Nutrisi Berbasis Timer

Damayanti, Alvia (2026) Budidaya Tanaman Selada (Lactuca Sativa L.) pada Sistem NFT (Nutrient Film Technique) Bertingkat dengan Variasi Pola Aliran Nutrisi Berbasis Timer. Diploma thesis, Politeknik Negeri Jember.

[img] Text (Ringkasan)
RINGKASAN.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (116kB)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
Latar Belakang.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (19kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (13kB)
[img] Text (Laporan Lengkap)
laporan lengkap alvia.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Keterbatasan lahan pertanian mendorong penggunaan teknologi budidaya yang mampu memanfaatkan ruang secara lebih efisien. Salah satu teknologi yang dapat digunakan adalah hidroponik sistem Nutrient Film Technique (NFT) bertingkat. Namun, penggunaan pompa secara terus-menerus dapat meningkatkan konsumsi energi listrik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan tanaman selada (Lactuca sativa L.) pada sistem NFT bertingkat dengan pola aliran nutrisi berbasis timer serta mengetahui penggunaan dan efisiensi energi listrik pompa. Penelitian dilaksanakan menggunakan sistem NFT bertingkat dengan pengaturan timer 10 menit ON dan 30 menit OFF mulai pukul 06.00–16.00 WIB. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, lebar daun, dan penggunaan energi listrik pompa. Pengamatan pertumbuhan tanaman dilakukan setiap tiga hari sekali mulai 3 Hari Setelah Tanam (HST) hingga 30 HST. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tinggi tanaman, jumlah daun, dan lebar daun mengalami peningkatan selama masa pengamatan. Pertumbuhan tanaman berbeda pada setiap posisi tanam, dengan pertumbuhan yang lebih baik pada posisi yang dekat dengan tandon, sedangkan pertumbuhan terendah terdapat pada posisi bawah yang jauh dari tandon. Perbedaan pertumbuhan diduga dipengaruhi oleh distribusi larutan nutrisi, intensitas cahaya, dan kondisi lingkungan pada masing-masing posisi. Pompa dengan daya 12 watt yang menggunakan timer beroperasi sekitar 2,5 jam per hari dengan konsumsi energi sebesar 0,030 kWh per hari atau 0,90 kWh selama 30 hari. Penggunaan timer menghasilkan penghematan energi listrik sebesar 89,60% dibandingkan pengoperasian pompa selama 24 jam. Berdasarkan hasil tersebut, penggunaan timer pada sistem NFT bertingkat dapat mendukung pertumbuhan tanaman selada sekaligus meningkatkan efisiensi penggunaan energi listrik.

Item Type: Thesis (Diploma)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
UNSPECIFIEDBahariawan, AmalNIDN0011096802
Uncontrolled Keywords: Selada,NFT Bertingkat,Timer,Pola Aliran Nutrisi,Energi Listrik
Subjects: 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 160 - Teknologi dalam Ilmu Tanaman > 163 - Teknologi Pertanian
140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 160 - Teknologi dalam Ilmu Tanaman > 164 - Mekanisasi Pertanian
140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 160 - Teknologi dalam Ilmu Tanaman > 166 - Teknologi Pasca Panen
140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 160 - Teknologi dalam Ilmu Tanaman > 167 - Teknologi Perkebunan
Divisions: Jurusan Teknologi Pertanian > Prodi D3 Keteknikan Pertanian > Tugas Akhir
Depositing User: Alvia Damayanti
Date Deposited: 20 Aug 2026 02:47
Last Modified: 20 Aug 2026 02:50
URI: https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/59833

Actions (login required)

View Item View Item