Ikarizky, Citra Maulida (2025) Optimasi Konsentrasi NAA (Naphthalene Acetic Acid) Dan BAP (Benzyl Amino Purine) Terhadap Pertumbuhan Planlet Pisang Cavendish (Musa Acuminata L.) Secara In Vitro. Undergraduate thesis, Politeknik Negeri Jember.
|
Text (Abstract)
Abstract.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (241kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
Bab 1 Pendahuluan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (205kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (268kB) |
|
|
Text (Laporan Lengkap)
Laporan Lengkap.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Pisang Cavendish (Musa acuminata L.) merupakan salah satu buah tropis yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan permintaan pasar global yang besar karena mutu buahnya yang relatif seragam. Kondisi ini menyebabkan ketersediaan bibit dalam jumlah besar sulit terpenuhi, sehingga teknik kultur jaringan menjadi alternatif yang penting untuk menghasilkan planlet yang seragam, sehat, dan bebas patogen. Kultur in vitro menjadi salah satu alternatif yang efektif untuk memperbanyak bibit dalam jumlah besar dan waktu yang lebih singkat. Keberhasilan kultur in vitro sangat ditentukan oleh komposisi zat pengatur tumbuh, khususnya keseimbangan antara auksin dan sitokinin. NAA berperan dalam merangsang pembentukan akar dan pemanjangan sel, sedangkan BAP berfungsi mendorong pembelahan sel serta pembentukan dan proliferasi tunas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai tingkat konsentrasi NAA dan BAP beserta interaksinya terhadap pertumbuhan bibit pisang Cavendish pada kultur in vitro. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni hingga September 2025 dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial yang melibatkan dua faktor perlakuan, yaitu NAA (0,5; 1,0; dan 1,5 ppm) serta BAP (3; 4; dan 5 ppm), masing-masing diulang sebanyak tiga kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan NAA berpengaruh nyata terhadap inisiasi akar, jumlah tunas, dan jumlah daun, sedangkan BAP berpengaruh nyata terhadap jumlah tunas dan tinggi tunas. Interaksi antara NAA dan BAP memberikan pengaruh sangat nyata terhadap pembentukan tunas serta berpengaruh nyata terhadap inisiasi akar dan jumlah daun.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Uncontrolled Keywords: | Keywords: Cavendish banana, in vitro culture, NAA, BAP, plantlet growt | ||||||
| Subjects: | 100 - Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) > 110 - Ilmu IPA > 113 - Biologi 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 150 - Ilmu Pertanian dan Perkebunan > 154 - Budidaya Pertanian dan Perkebunan |
||||||
| Divisions: | Jurusan Produksi Pertanian > Prodi D4 Teknik Produksi Benih > Tugas Akhir | ||||||
| Depositing User: | Citra Maulida Ikarizky | ||||||
| Date Deposited: | 29 Jun 2026 03:55 | ||||||
| Last Modified: | 29 Jun 2026 03:56 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/57042 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
