Azizah, Sherina Nuril (2025) Asuhan Gizi Pasien Rawat Inap Dengan Diagnosa CVA ICH, HT Emergency, Aphasia, Dan Hemiplegi Dextra Di Ruang HCU Abimanyu di RSUD Kabupaten Jombang JOMBANG. [Experiment] (Unpublished)
|
Text (RINGKASAN)
RINGKASAN.pdf Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (186kB) |
|
|
Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
LATAR BELAKANG MAGANG.pdf Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (20kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA CVA ICH.pdf Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (8kB) |
|
|
Text (Laporan Lengkap)
SIPORA CVA ICH, HT EMERGENCY_HCU ABIMANYU (Autosaved).pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Stroke ICH didefinisikan sebagai cedera otak yang disebabkan oleh ekstravasasi darah akut ke dalam parenkim otak dari pembuluh darah serebral yang pecah (Seiffge, D. J., & Anderson, C. S. (2024). Tujuan penatalaksanaan diet pada pasien stroke adalah untuk memenuhi asupan zat gizi pasien sesuai kebutuhan pasien dengan memperhatikan kemampuan pasien, terutama untuk membantu proses penyembuhan dan mengoptimalkan status gizi pasien guna mendukung pemulihan fungsi neurologis serta mencegah komplikasi lebih lanjut. Pasien membutuhkan penatalaksanaan khusus dari segi medis ataupun dari gizi untuk memunjang kesembuhan pasien. Untuk itu, perlu dilakukan penyusunan asuhan gizi terstandart untuk membantu mempercepat penyembuhan pasien dalam aspek gizi dan asupan melalui terapi diet dengan pemberian diet stroke dengan bentuk makanan sesuai dengan kemampuan pasienn Tujuan Penatalaksanaan diet pada pasien stroke ICH (Intracerebral Hemorrhage) memiliki tujuan umum untuk membantu proses penyembuhan, mencegah perluasan perdarahan otak, dan mengoptimalkan status gizi pasien guna mendukung pemulihan fungsi neurologis serta mencegah komplikasi lebih lanjut. Secara khusus, penatalaksanaan diet bertujuan untuk mengontrol tekanan darah dengan cara menurunkan dan menjaga tekanan darah dalam rentang normal melalui pembatasan natrium yang tepat, sehingga dapat mencegah terjadinya perdarahan ulang dan perluasan area perdarahan di otak. Selain itu, penatalaksanaan diet juga bertujuan untuk mencegah dan vi mengatasi malnutrisi dengan memenuhi kebutuhan asupan yang adekuat guna mencegah penurunan berat badan, kehilangan massa otot, dan mempercepat proses penyembuhan jaringan otak yang rusak. Untuk itu, perlu dilakukan penyusunan asuhan gizi terstandart untuk membantu mempercepat penyembuhan pasien dalam aspek gizi dan asupan melalui terapi diet dengan pemberian diet khusus stroke dengan bentuk makanan sesuai dengan kemampuan pasien. Diagnosis medis pasien adalah Stroke ICH, HT Emergency, Aphasia dan Hemiplegu dextra berdasarkan hasil skrining dewasa dengan form skrining MST Pasien berusia 43 tahun dan memiliki status gizi kurang. dan saat skrining didapatkan hasil skor 2 . Intervensi diet yang diberikan adalah diet stroke 1500 kkal, dengan frekuensi 3x makan utama dan 3x selingan dengan bentuk makanan lunak yaitu bubur halus dan pemberian kalori bertahap dengan target 80% sehingga pemberian diet stroke 1.300 kkal. Hasil monitoring dan evaluasi tekanan darah pasien menjadi normal yaitu dari 160mmHg menjadi 110 mmHg. Untuk asupan makan pasien terus meningkat yang menandakan keadaan pasien terus membaik.
| Item Type: | Experiment | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Uncontrolled Keywords: | CVA ICH, HT EMERGENCY, APHASIA, DAN HEMIPLEGI DEXTRA | ||||||
| Subjects: | 340 - Rumpun Ilmu Kesehatan > 350 - Ilmu Kesehatan Umum > 354 - Ilmu Gizi | ||||||
| Divisions: | Jurusan Kesehatan > Prodi D4 Gizi Klinik > PKL | ||||||
| Depositing User: | Sherina Nuril Azizah | ||||||
| Date Deposited: | 01 Jul 2026 03:59 | ||||||
| Last Modified: | 01 Jul 2026 04:00 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/56746 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
