Kartika, Hendra (2026) Analisis Efektivitas Spektrum Cahaya Dan Elevasi Perangkap Pada Smart Light Trap Masterslave Terhadap Tangkapan Hama Kedelai. Undergraduate thesis, Politeknik Negeri Jember.
|
Text (Abstract)
Abstract.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (287kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
Bab 1 Pendahuluan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (440kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (85kB) |
|
|
Text (Laporan Lengkap)
Laporan Lengkap.pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Serangga hama nokturnal menjadi hambatan utama dalam optimalisasi produksi tanaman kedelai (Glycine max L. Merrill) di Lahan Percobaan Politeknik Negeri Jember. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi efektivitas rekayasa spektrum cahaya serta geometri elevasi perangkat Smart Light Trap Master-Slave dalam mencegat jalur terbang (flight altitude) hama makro target utama (ordo Lepidoptera, Coleoptera, Hemiptera, dan Orthoptera). Metode eksperimen lapangan dilaksanakan pada rentang Maret hingga Mei 2026 di Lahan Percobaan Produksi Pertanian Polije dengan menguji tiga konfigurasi perlakuan: Slave 1 (spektrum UV-A, elevasi 110 cm), Slave 2 (spektrum Biru, elevasi 100 cm), dan Master (spektrum Kombinasi, elevasi 130 cm dilengkapi kisi kawat sengat). Hasil penelitian menunjukkan total akumulasi tangkapan serangga malam mencapai 33.841 ekor selama 10 hari periode observasi. Pada unit Slave, perlakuan spektrum UV-A (Slave 1) terbukti secara mutlak lebih efektif menarik hama target dengan akumulasi 621 ekor dibandingkan spektrum Biru (Slave 2) yang hanya menjerat 410 ekor. Berdasarkan kalkulasi matematika rekayasa, nilai Relative Catch Rate spektrum UV-A mencapai 40,92% lebih unggul dalam menstimulasi fotoreseptor mata majemuk ordo Lepidoptera selaku hama dominan. Di sisi lain, performa unit Master mencatatkan hasil yang lebih rendah (557 ekor) daripada Slave 1. Penurunan performa ini membuktikan bahwa dimensi elevasi 130 cm kurang optimal karena berada di luar lintasan aktif (active flight path) serangga di atas kanopi kedelai (60–80 cm), serta dipengaruhi oleh adanya efek pembatasan visual (visual barrier) dan mekanis (physical barrier) dari struktur fisis kawat sengat. Secara keseluruhan, implementasi sistem ini terbukti andal sebagai instrumen supresi yang mampu menurunkan populasi hama lokal secara drastis dari 5.222 ekor menjadi 2.594 ekor per malam, sekaligus memberikan selektivitas pasif yang aman bagi ekosistem predator permukaan tanah.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Uncontrolled Keywords: | Smart Light Trap, Spektrum Cahaya, Elevasi Kanopi, Hama Kedelai, Fototaksis Positif. | ||||||
| Subjects: | 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 150 - Ilmu Pertanian dan Perkebunan > 153 - Ilmu Hama dan Penyakit Tanaman 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 160 - Teknologi dalam Ilmu Tanaman > 167 - Teknologi Perkebunan 410 - Rumpun Ilmu Teknik > 450 - Teknik Elektro dan Informatika > 464 - Teknik Mekatronika |
||||||
| Divisions: | Jurusan Teknik > Prodi D4 Teknologi Rekayasa Mekatronika > Tugas Akhir | ||||||
| Depositing User: | Hendra Kartika | ||||||
| Date Deposited: | 18 Jun 2026 08:40 | ||||||
| Last Modified: | 18 Jun 2026 08:41 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/56597 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
