Amalia, Vera (2025) Hubungan Jumlah Konsumsi Ultra Processed Food (UPF) dan Asupan Serat dengan Kejadian Gizi Lebih pada Siswa di SMPN 10 Jember. Undergraduate thesis, Politeknik Negeri Jember.
|
Text (Abstract)
ABSTRACT.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (146kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
BAB 1 PENDAHULUAN.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (212kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (207kB) |
|
|
Text (Laporan Lengkap)
SKRIPSI VERA terakhir.pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Peningkatan konsumsi Ultra-Processed Food (UPF) pada remaja menjadi salah satu faktor risiko perubahan pola makan yang berdampak terhadap status gizi. UPF umumnya tinggi energi, lemak, gula dan garam, namun rendah serat. Rendahnya asupan serat dapat mempengaruhi keseimbangan energi dan meningkatkan risiko gizi lebih. Masa remaja merupakan periode kritis dimana kebiasaan makan terbentuk dan dapat berpengaruh jangka panjang terhadap status gizi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan jumlah konsumsi Ultra-Processed Food (UPF) dan asupan serat dengan kejadian gizi lebih pada siswa di SMPN 10 Jember. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMPN 10 Jember, dengan total sampel sebanyak 95 responden yang dipilih menggunakan metode probability sampling dengan teknik proportional random sampling. Data konsumsi UPF dan asupan serat diperoleh melalui wawancara menggunakan instrumen Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ), sedangkan status gizi ditentukan berdasarkan Indeks Massa Tubuh menurut Umur (IMT/U). Analisis statistik menggunakan SPSS dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan antara jumlah konsumsi Ultra-Processed Food (UPF) dengan kejadian gizi lebih (p-value = 0,233) tidak terdapat hubungan antara asupan serat dengan kejadian gizi lebih (p-value = 0,889). Kesimpulan penelitian ini tidak terdapat hubungan yang bermakna antara jumlah konsumsi Ultra-Processed Food dan asupan serat dengan kejadian gizi lebih pada siswa di SMPN 10 Jember
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Uncontrolled Keywords: | Ultra Processed Food, Asupan Serat, Gizi Lebih, Remaja, Status Gizi | ||||||
| Subjects: | 340 - Rumpun Ilmu Kesehatan > 350 - Ilmu Kesehatan Umum > 351 - Kesehatan Masyarakat 340 - Rumpun Ilmu Kesehatan > 350 - Ilmu Kesehatan Umum > 354 - Ilmu Gizi |
||||||
| Divisions: | Jurusan Kesehatan > Prodi D4 Gizi Klinik > Tugas Akhir | ||||||
| Depositing User: | Vera Amalia | ||||||
| Date Deposited: | 26 Jan 2026 07:21 | ||||||
| Last Modified: | 27 Jan 2026 01:02 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/52399 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
