Manajemen Pengairan Pembibitan Prey Nursery Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) di PT EKADURA Indonesia Rokan Hulu Pekanbaru

Ardhi, Aldiza Rizqi Haikal (2023) Manajemen Pengairan Pembibitan Prey Nursery Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) di PT EKADURA Indonesia Rokan Hulu Pekanbaru. [Experiment] (Unpublished)

[img] Text (RINGKASAN)
RINGKASAN.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (123kB)
[img] Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
BAB 1 PENDAHULUAN.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (135kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (122kB)
[img] Text (LAPORAN LENGKAP)
LAPORAN LENGKAP.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Kelapa sawit sebagai komoditas yang telah mengubah peta minyak nabati dunia semakin menarik perhatian berbagai pihak yang berkepentingan, baik pihak yang mendukung maupun yang menolak pengembangan sawit. Pada tahun 1980, minyak kedelai masih mendominasi pasar minyak nabati dunia dengan pangsa 53%, namun pada tahun 2016 pangsa minyak kedelai hanya tersisa 33%, sementara minyak kelapa sawit memegang 39.4% pangsa minyak nabati dunia pada tahun yang sama (USDA 2017). Didukung dengan data statistik BPS, (2021) mengatakan bahwa subsektor perkebunan kelapa sawit mengalami perkembangan sebesar 3,94 persen terhadap total PDB dan 29,67 persen terhadap sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan atau merupakan urutan pertama pada sektor tersebut. Kelapa sawit berpotensi dikembangkan pada lahan seluas 51,4 juta ha di Indonesia (Mulyani et al., 2003) dan telah dibudidayakan di 22 provinsi, terutama di Pulau Sumatera dan Kalimantan yang disebut “pulau sawit” (GAPKI,2014). Kegiatan praktek dan teori tentang ilmu-ilmu pertanian yang diberikan secara tersusun dengan cakupan dan ruang lingkup yang lebih tinggi berupa teori yang diberikan sejalan dengan pelaksanaan praktek yang dilakukan. Mengetahui dan memahami keadaan atau kondisi pertanian yang sebenarnya baik ditinjau dari teknis budidaya serta sistem manajemen, maka kegiatan Magang dianggap perlu karena dengan demikian akan menambah wawasan dan ilmu pengetahuan khususnya di bidang pertanian.

Item Type: Experiment
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorIrawan, Triono BambangNIDN0001116110
Uncontrolled Keywords: Armstrong A, Holden J, Kay P, Foulger M, Gledhill S,McDonald AT, Walker A. 2009. “Drain-blocking techniques on blanket peat: A framework for best practice. J.Environ”. GAPKI. 2014. “Industri Minyak Kelapa Sawit Indonesia menuju 100 tahun NKRI – Membangun Kemandirian Ekonomi, Energi dan Pangan secara Berkelanjutan”. GAPKI. Jakarta. 265 pp. Manage. 90(11):3512–3519. Doi: 10.1016/j.jenvman.2009.06.003. Mulyani, A., F. Agus, dan A. Adi. 2003. “Kesesuaian Lahan untuk Kelapa Sawit di Indonesia. Prosiding Lokakarya Sistem Integrasi Kelapa Sawit-Sapi”. Badan Litbang Pertanian. Jakarta. p 89-102. Purnamayani, Rima, et al. "Best Practices Pengelolaan Air Perkebunan Kelapa Sawit diLahan Gambut." Jurnal Sumberdaya Lahan 16.1 (2022): 9-21.
Subjects: 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 160 - Teknologi dalam Ilmu Tanaman > 161 - Teknologi Industri Pertanian (dan Agroteknologi)
Divisions: Jurusan Produksi Pertanian > Prodi D4 Budidaya Tanaman Perkebunan > PKL
Depositing User: Aldiza Rizqi Haikal Ardhi
Date Deposited: 26 Jan 2026 06:14
Last Modified: 26 Jan 2026 06:15
URI: https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/52384

Actions (login required)

View Item View Item