Anindia, Dhea (2019) Kinerja Kemasan Pintar Berindikator Bunga Belimbing Wuluh selama Penyimpanan Daging Sapi dalam Kemasan Kotak Plastik dan Styrofoam. Diploma thesis, Politeknik Negeri Jember.
|
Text (Ringkasan)
07. RINGKASAN.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (183kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
13. BAB 1 PENDAHULUAN.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (297kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
18. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (531kB) |
|
|
Text (Laporan Lengkap)
20. B32161123_LAPORAN LENGKAP.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
Daging sapi merupakan salah salah satu jenis bahan pangan yang sangat cepat mengalami pembusukan. Pembusukan disebabkan oleh tingginya aktivitas mikroba sehingga dapat meningkatkan kadar TVBN daging sapi selama penyimpanan. Total mikroba (total plate count) dan TVBN (total volatile basic nitrogen) dapat dijadikan sebagai parameter kemunduran mutu pada daging sapi. Perkembangan teknologi kemasan seperti smart packaging atau kemasan pintar dapat dijadikan sebagai solusi untuk memantau kualitas dan keamanan produk selama penyimpanan. Indikator pada kemasan pintar yang menunjukkan adanya perubahan warna dapat digunakan untuk memberikan informasi kepada konsumen mengenai kerusakan pada bahan pangan selama penyimpanan. Pengembangan indikator dari bahan-bahan alam sebagai alternatif pengganti indikator sintetik saat ini telah banyak dikembangkan, salah satunya adalah ekstrak bunga belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.). Indikator alami bunga belimbing wuluh dapat memberikan perubahan warna sehingga dapat diaplikasikan pada kemasan pintar. Kelebihan dari indikator alami adalah mudah didapat, murah dan lebih ramah lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kinerja warna indikator pada kemasan pintar dengan wadah penyimpanan yang berbeda antara kotak plastik makanan dengan styrofoam berplastik wrap serta hubungan antara kemunduran mutu bahan pangan terhadap perubahan warna yang terjadi pada indikator kemasan pintar. Penelitian ini dilakukan dengan 2 tahap yaitu pembuatan indikator dan pengaplikasian indikator pada kemasan pintar. Indikator terbuat dari PVA (polyvinyl alcohol), glukomanan serta pewarna alami dari ekstrak bunga belimbing wuluh. Sampel bahan pangan yang digunakan adalah x daging sapi. Pengujian dilakukan selama 8 hari dengan parameter uji yang digunakan adalah uji warna indikator secara visual, TVBN dan total mikroba. Analisa data menggunakan metode deskriptif yaitu dengan mendeskripsikan suatu kondisi tanpa membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum atau generalisasi. Analisa data disajikan dalam bentuk tabel dan grafik dengan menggunakan Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan warna indikator kemasan pintar pada kemasan kotak plastik terjadi pada hari ke-6 dari merah ke merah keunguan dengan nilai TVBN sebesar 24.85 mg N/100 g dan nilai total mikroba sebesar 5.25 x 109 cfu/g sedangkan pada kemasan styrofoam berplastik wrap terjadi pada hari ke-4 dari merah ke merah kehijauan dengan nilai TVBN sebesar 14.10 mg N/100 g dan nilai total mikroba sebesar 1.25 x 109 cfu/g.
| Item Type: | Thesis (Diploma) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Subjects: | 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 160 - Teknologi dalam Ilmu Tanaman > 169 - Ilmu Pangan | ||||||
| Divisions: | Jurusan Teknologi Pertanian > Prodi D3 Teknologi Industri Pangan > Tugas Akhir | ||||||
| Depositing User: | Usman Efendi | ||||||
| Date Deposited: | 20 Jan 2026 01:55 | ||||||
| Last Modified: | 20 Jan 2026 01:55 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/51735 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
