Hakik, Irwansyah (2016) PENGGUNAAN LIDAH BUAYA (Aloe barbandesis M) SEBAGAI EDIBLE COATING dan PENGARUHNYA TERHADAP SIFAT FISIK-KIMIA APEL MANALAGI PADA DAYA RUANG. Diploma thesis, Politeknik Negeri Jember.
|
Text (Abstrak)
7. Abstrak.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (335kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
14. Bab 1 Pendahuluan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (442kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
19. Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (305kB) |
|
|
Text (Full Teks)
FULL TEKS.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
Apel (Malus sylvestris) merupakan bahan pangan yang sangat mudah rusak oleh berbagai faktor pada penyimpanan suhu ruang, oleh karena itu diperlukan metode pengawetan yang aman agar buah tidak rusak dan aman ketika dikonsumsi. Salah satunya adalah dengan menggunakan edible coating lidah buaya yang bertujuan untuk memberikan masa simpan lebih lama, yang dapat mempertahankan laju respirasi, susut bobot, kadar air dan pH. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi lidah buaya sebagai edible coating pada sifat fisik, kimia buah Apel, mengetahui pengaruh lama penyimpanan pada sifat fisik, kimia dan mengatahui interaksi antar kedua faktor tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial dengan 2 faktor yaitu konsentrasi lidah buaya dan lama penyimpanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi lidah buaya dan lama penyimpanan memberikan pengaruh yang sangat berbeda nyata pada laju respirasi, susut bobot, kadar air dan pH buah (p > 0,05). Sedangkan interaksi hanya terjadi pada susut bobot saja. Dari segi laju respirasi, perlakuan terbaik adalah konsentrasi 35% dengan rerata laju respirasi 220,717 mg/kg/jam, sedangkan lama penyimpanan terbaik adalah 3 hari dengan rerata laju respirasi 193 mg/kg/jam. Dari segi susut bobot, konsentrasi terbaik adalah 35% dengan rerata susut bobot 2,94% sedangkan lama penyimpanan terbaik terjadi pada hari ke 3 dengan rerata susut bobot 1,83%. Dari segi kadar air, konsentrasi edible coating terbaik adalah 45% dengan rerata 81,256% sedangkan lama penyimpanan terbaik terjadi pada hari ke 3 dengan rerata 81,31%. Dari segi pH konsentrasi terbaik terjadi pada 45% dengan rerata nilai 5,34 sedangkan lama penyimpanan terbaik terjadi pada hari ke 6 dengan rerata nilai pH 5,35.
| Item Type: | Thesis (Diploma) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Subjects: | 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 160 - Teknologi dalam Ilmu Tanaman > 169 - Ilmu Pangan | ||||||
| Divisions: | Jurusan Teknologi Pertanian > Prodi D3 Teknologi Industri Pangan > Tugas Akhir | ||||||
| Depositing User: | Usman Efendi | ||||||
| Date Deposited: | 19 Jan 2026 07:41 | ||||||
| Last Modified: | 19 Jan 2026 07:41 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/51658 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
