Penerimaan Bahan Baku Produksi Rambak Buah Pisang Cv. Sahabat Pangan

Delphia Felita Arisya, Fairuz (2025) Penerimaan Bahan Baku Produksi Rambak Buah Pisang Cv. Sahabat Pangan. [Experiment] (Unpublished)

[img] Text (Ringkasan)
Ringkasan .pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (282kB)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
Bab 1 Pendahuluan .pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (366kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (233kB)
[img] Text (Laporan Lengkap)
Laporan Lengkap.pdf - Submitted Version
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Rambak buah pisang merupakan produk olahan yang memiliki cita rasa gurih dan manis dengan aroma pisang yang khas. Mutu produk rambak pisang sangat dipengaruhi oleh kualitas bahan baku, proses pengolahan, pengemasan, dan penyimpanan, dengan bahan baku buah pisang sebagai faktor utama. CV. Sahabat Pangan merupakan perusahaan yang mengolah buah pisang lokal menjadi produk rambak buah, sehingga diperlukan standar penerimaan bahan baku untuk menjaga mutu produk akhir. Kegiatan magang ini bertujuan untuk mengetahui proses produksi rambak buah pisang serta sistem penerimaan dan pemilihan buah pisang di CV. Sahabat Pangan. Metode yang digunakan meliputi observasi langsung, wawancara dengan pihak perusahaan, dan studi pustaka. Hasil menunjukkan bahwa proses produksi rambak pisang terdiri atas tahap penerimaan bahan baku, sortasi, pengupasan, pengirisan dengan ketebalan 2–5 cm, pembekuan selama 24 jam, penggorengan vakum pada suhu 90–120°C, pendinginan, penirisan minyak, pengemasan, penyimpanan, dan distribusi. Bahan baku yang digunakan adalah pisang raja dengan tingkat kematangan matang sempurna, ukuran seragam, dan tekstur empuk. Standar penerimaan bahan baku meliputi buah utuh, segar, bebas kerusakan fisik dan penyakit, tingkat kematangan seragam, ukuran besar, serta jumlah biji dalam batas toleransi 7–10%. Namun, masih ditemukan bahan baku yang tidak memenuhi standar, yaitu 18% terserang antraknosa, 50% berukuran tidak seragam, 14% memiliki tingkat kematangan berbeda, dan 10% mengalami memar. Oleh karena itu, pengendalian mutu pada tahap penerimaan dan sortasi perlu ditingkatkan guna menjaga dan meningkatkan mutu produk rambak pisang.

Item Type: Experiment
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
UNSPECIFIEDSuryaningsih, M, Si, Ir. WahyuNIDN0015026204
Uncontrolled Keywords: CV. Sahabat Pangan, Pemilihan bahan baku, pisang raja, Penanganan Pascapanen, rambak buah pisang
Subjects: 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 160 - Teknologi dalam Ilmu Tanaman > 162 - Teknologi Hasil Pertanian
Divisions: Perpustakaan > Lap.PKL
Depositing User: Fairuz Delphia Felita Arisya
Date Deposited: 15 Jan 2026 02:17
Last Modified: 15 Jan 2026 02:17
URI: https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/51211

Actions (login required)

View Item View Item