Ramdhani, Dwi Nurhij (2025) Asuhan Gizi Terstandar Pada Pasien Dengan Diagnosa Closed Fracture Pelvis ORIF (Open Reduction and Internal Fixation) Iliac Wing, Gangguan Nyeri, Gangguan Mobilisasi Di Ruang Dahlia 3 RS Soeradji Tirtonegoro Klaten. [Experiment] (Unpublished)
|
Text (Ringkasan)
Ringkasan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (161kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
Bab 1 Pendahuluan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (213kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (183kB) |
|
|
Text (Laporan Lengkap)
Laporan Lengkap.pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Closed fracture pelvis merupakan cedera berat yang sering memerlukan tindakan ORIF untuk menstabilkan tulang dan mempercepat fungsi mobilisasi. Pada kondisi ini, pasien biasanya mengalami nyeri dan gangguan mobilitas yang dapat memengaruhi asupan makan, proses penyembuhan, serta status gizi. Pemenuhan energi, protein, dan mikronutrien seperti vitamin D, kalsium, zinc, dan vitamin C sangat penting untuk mendukung penyembuhan tulang dan jaringan pascaoperasi. Nyeri serta imobilisasi juga meningkatkan risiko kehilangan massa otot dan malnutrisi sehingga intervensi gizi harus dilakukan secara komprehensif. PAGT diperlukan untuk mengoptimalkan status gizi, mempercepat pemulihan klinis, dan menurunkan risiko komplikasi. Berbagai penelitian dan pedoman terbaru menunjukkan bahwa dukungan gizi yang tepat dapat memperbaiki luaran penyembuhan pada pasien fraktur dan pascaoperasi. Di Rumah Sakit Soeradji Tirtonegoro Klaten, penerapan Proses Asuhan Gizi Terstandar (PAGT) menjadi bagian integral dalam pelayanan gizi klinis. PAGT yang terdiri dari asesmen, diagnosis, intervensi, serta monitoring dan evaluasi gizi memastikan bahwa pasien mendapatkan intervensi yang sesuai dengan kondisi klinisnya. Penerapan PAGT pada pasien dengan closed fracture pelvis post ORIF di Ruang Dahlia 3 sangat penting mengingat kompleksitas kasus yang melibatkan proses inflamasi, penyembuhan luka, keterbatasan mobilisasi, serta dampak nyeri terhadap asupan dan status gizi
| Item Type: | Experiment | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Uncontrolled Keywords: | Laporan PKL | ||||||
| Subjects: | 260 - Rumpun Ilmu Kedokteran > 270 - Ilmu Kedokteran Spesialis > 273 - Bedah (Umum, Plastik, Orthopaedi, Urologi, Dll) 340 - Rumpun Ilmu Kesehatan > 350 - Ilmu Kesehatan Umum > 354 - Ilmu Gizi |
||||||
| Divisions: | Jurusan Kesehatan > Prodi D4 Gizi Klinik > PKL | ||||||
| Depositing User: | Dwi Nurhij Ramdhani | ||||||
| Date Deposited: | 09 Jan 2026 02:05 | ||||||
| Last Modified: | 09 Jan 2026 02:06 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/50298 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
