Riyani, Vella Putri Asuhan Gizi Pada Pasien Stroke Non Hemoragik (SNH), Ischemic Heart Disease (IHD), ST-Elevation Myocardinal Infraction (STEMI), Dan Bronkopneumonia Di Ruang ICU 1 RSD K.R.M.T Wongsonegoro Kota Semarang. [Experiment] (Unpublished)
|
Text (Ringkasan)
Ringkasan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (29kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
Bab 1 Pendahuluan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (87kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (106kB) |
|
|
Text (Laporan Lengkap)
Laporan Lengkap Revisi.pdf Restricted to Registered users only Download (889kB) | Request a copy |
Abstract
Pasien dengan kondisi kritis seperti Stroke Non Hemoragik (SNH), Ischemic Heart Disease (IHD), ST-Elevation Myocardinal Infarction (STEMI), dan bronkopneumonia memiliki risiko tinggi mengalami masalah gizi akibat peningkatan kebutuhan metabolik, inflamasi, infeksi, gangguan kesadaran, serta keterbatasan asupan oral. Oleh karena itu, diperlukan penerapan Manajemen Asuhan Gizi Klinik (MAGK) secara komprehensif pada pasien kritis di ruang Intensive Care Unit (ICU). Laporan ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan MAGK pada pasien yang dirawat di Ruang ICU I RSD K.R.M.T Wongsonegoro Kota Semarang dengan metode studi kasus. Asuhan gizi dilakukan melalui tahapan skrining gizi, pengkajian gizi, penetapan diagnosis gizi, intervensi gizi, serta monitoring dan evaluasi. Pengkajian gizi meliputi data antropometri, biokimia, fisik klinis, riwayat asupan makan, keseimbangan cairan, serta terapi medis. Diagnosis gizi ditetapkan terkait ketidakcukupan asupan energi dan protein akibat peningkatan kebutuhan metabolik dan kondisi penyakit. Intervensi gizi diberikan berupa nutrisi enteral dengan prinsip diet energi tinggi protein tinggi, rendah lemak, dan rendah garam III yang diberikan secara bertahap sesuai toleransi pasien. Hasil monitoring dan evaluasi menunjukkan adanya peningkatan asupan energi dan protein serta perbaikan kondisi klinis pasien. Penerapan MAGK yang tepat berperan dalam mencegah malnutrisi dan mendukung proses penyembuhan pasien kritis di ruang ICU.
| Item Type: | Experiment | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Uncontrolled Keywords: | Manajemen Asuhan Gizi Klinik, Stroke Non Hemoragik, Ischemic Heart Disease, ST-Elevation Myocardinal Infarction, bronkopneumonia, Nutrisi Enteral | ||||||
| Subjects: | 340 - Rumpun Ilmu Kesehatan > 350 - Ilmu Kesehatan Umum > 354 - Ilmu Gizi | ||||||
| Divisions: | Jurusan Kesehatan > Prodi D4 Gizi Klinik > PKL | ||||||
| Depositing User: | Vella Putri Riyani | ||||||
| Date Deposited: | 02 Jan 2026 07:26 | ||||||
| Last Modified: | 02 Jan 2026 07:27 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/49059 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
