Lestari, Yulinda Ana (2025) Analisis Faktor Penyebab Pending Klaim BPJS Rawat Inap di Rumah sakit X. Undergraduate thesis, Politeknik Negeri Jember.
|
Text (Abstract)
Abstrak rev.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (165kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
Bab 1 Pendahuluan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (244kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (206kB) |
|
|
Text (Laporan Lengkap)
siporaaa.pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Pending klaim BPJS rawat inap di Rumah Sakit X periode Januari–Juni 2024 mencapai 6,75% atau 370 berkas dari 5.480 berkas yang diajukan. Pending tersebut diakibatkan oleh perilaku petugas koding yang tidak memilih diagnosa utama dan sekunder dengan tepat, tidak mengkode sesuai hasil pemeriksaan pasien, tidak membaca penunjang medis, dan tidak membaca BA kesepakatan BPJS. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor penyebab perilaku petugas koding yang mengakibatkan pending klaim berdasarkan faktor predisposing, enabling, reinforcing. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, tes tulis, observasi, dokumentasi, USG, dan brainstorming yang terdiri 1 SPV casemix, 2 petugas koding rawat inap, 1 chief casemix, 1 DPJP. Hasil penelitian penyebab perilaku yang mengakibatkan pending klaim berdasarkan faktor predisposing, latar pendidikan non-rekam medis, kurangnya pemahaman diagnosis utama dan sekunder, sikap petugas yang mengandalkan hafal kode ICD dan efisiensi waktu. Penyebab pending klaim berdasarkan faktor enabling, tidak tersedianya berita acara kesepakatan, belum adanya pelatihan khusus koding klaim BPJS. Penyebab pending klaim berdasarkan faktor reinforcing, tidak adanya sanksi, SOP koding klaim BPJS. Berdasarkan hasil USG yang menjadi prioritas masalah, tidak tersedianya SOP, belum adanya pelatihan khusus, sikap petugas yang mengandalkan hafal kode ICD. Upaya perbaikan berdasarkan hasil brainstorming yaitu chief casemix menyusun SOP tentang koding klaim BPJS, petugas koding diharuskan mengikuti pelatihan koding khusus koding klaim BPJS, chief casemix mengusulkan pengajuan pelatihan internal petugas koding, chief casemix melakukan upaya monitoring dan evaluasi petugas koding. Sehingga pihak rumah sakit perlu melakukan pengesahan SOP, mengadakan pelatihan, serta monitoring dan evaluasi untuk meningkatkan kualitas kodefikasi.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Uncontrolled Keywords: | BPJS, Pending Klaim, Perilaku Petugas Koding, Rawat Inap. | ||||||
| Subjects: | 340 - Rumpun Ilmu Kesehatan > 350 - Ilmu Kesehatan Umum > 358 - Ilmu Asuransi Jiwa dan Kesehatan 340 - Rumpun Ilmu Kesehatan > 350 - Ilmu Kesehatan Umum > Sistem Informasi Kesehatan |
||||||
| Divisions: | Jurusan Kesehatan > Prodi D4 Manajemen Informasi Kesehatan > Tugas Akhir | ||||||
| Depositing User: | Yulinda Ana Lestari | ||||||
| Date Deposited: | 02 Jan 2026 01:36 | ||||||
| Last Modified: | 02 Jan 2026 01:37 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/47846 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
