Asuhan Gizi Klinik Pada Pasien Myoma Uteri Di Baitun Nisa 2 Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang

Laili, Siti Nur (2025) Asuhan Gizi Klinik Pada Pasien Myoma Uteri Di Baitun Nisa 2 Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang. [Experiment] (Unpublished)

[img] Text (Ringkasan)
Ringkasan.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (152kB)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
Bab1 Pendahuluan.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (32kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (143kB)
[img] Text (Laporan Lengkap)
Laporan Lengkap.pdf - Submitted Version
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Asuhan gizi klinik merupakan salah satu upaya untuk menjaga dan memperbaiki status gizi pasien sesuai kondisi medisnya. Laporan ini membahas kasus Ny. S, pasien berusia 40 tahun dengan diagnosis medis submucous leiomyoma of uterus yang dirawat di RS Islam Sultan Agung Semarang. Proses asuhan gizi terstandar meliputi skrining, asesmen, diagnosis, intervensi, serta monitoring dan evaluasi. Hasil skrining gizi menggunakan formulir MST menunjukkan skor 0, yang berarti pasien tidak berisiko malnutrisi. Status gizi berdasarkan IMT adalah normal (21,9 kg/m²), namun hasil laboratorium menunjukkan kadar hemoglobin rendah (9,3 g/dL). Riwayat asupan pasien saat masuk rumah sakit mengalami penurunan, dengan energi 82%, protein 79%, lemak 84%, dan karbohidrat 80% dari kebutuhan. Diagnosis gizi yang ditegakkan adalah NI-2.1 asupan oral tidak adekuat terkait penurunan nafsu makan. Intervensi yang diberikan meliputi diet pra bedah dengan kebutuhan energi 1620 kkal, protein 60,75 g, lemak 45 g, dan karbohidrat 243 g, serta diet energi tinggi protein tinggi (ETPT) pasca bedah dengan energi 2160 kkal, protein 108 g, lemak 48 g, dan karbohidrat 324 g. Konseling gizi juga dilakukan kepada pasien dan keluarga menggunakan media leaflet dan poster. Monitoring dilakukan melalui recall 24 jam untuk mengevaluasi kecukupan asupan. Hasil intervensi menunjukkan bahwa kondisi fisik pasien stabil dengan tanda vital normal, meskipun nafsu makan cenderung fluktuatif. Pemenuhan gizi bertujuan menjaga status gizi sebelum operasi, mempercepat pemulihan pasca operasi, serta mencegah komplikasi yang dapat muncul akibat defisit asupan. Kata kunci: asuhan gizi klinik, submucous leiomyoma of uterus, diet pra bedah, ETPT

Item Type: Experiment
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorOlivia, ZoraNIDN8889110016
Uncontrolled Keywords: asuhan gizi klinik, submucous leiomyoma of uterus, diet pra bedah, ETPT
Subjects: 340 - Rumpun Ilmu Kesehatan > 350 - Ilmu Kesehatan Umum > 354 - Ilmu Gizi
Divisions: Jurusan Kesehatan > Prodi D4 Gizi Klinik > PKL
Depositing User: Siti Nur Laili
Date Deposited: 25 Aug 2025 07:10
Last Modified: 25 Aug 2025 07:10
URI: https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/46560

Actions (login required)

View Item View Item