Zahro, Putri Hanifatus (2024) Asuhan Gizi Pasien CKD Stadium V Dengan Hipertensi Di Ruang Rawat Inap Bougenville 5B Di RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar. [Experiment] (Unpublished)
![]() |
Text (Ringkasan)
Ringkasan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (7MB) |
![]() |
Text (Bab 1 Pendahuluan)
Bab 1 Pendahuluan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (7MB) |
![]() |
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (7MB) |
![]() |
Text (Laporan Lengkap)
Laporan Lengkap.pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Pelaksanaan Magang Manajemen Asuhan Gizi KLinik (MAGK) dilaksanakan selama 2 bulan dimulai tanggal 12 Agustus – 8 November di RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar. Pelaksanaan magang dilakukan dengan pengerjaan kasus yang diberikan oleh CI selama dua bulan. Target kasus yang harus diselesaikan adalah 15 kasus harian dan 2 kasus mendalam dari 5 stase yaitu stase penyakit dalam, stase obgyn, stase ICU, stase anak dan stase bedah. CKD (Chronis Kidney Disease) adalah CKD (Chronic Kidney Disease) merupakan suatu sindrom klinis yang disebabkan oleh penurunan fungsi ginjal yang bersifat menahun, berlangsung progresif. CKD merupakan suatu proses patofisiologis dengan etiologi yang beragam. CKD adalah penurunan fungsi ginjal secara progresif dimana massa ginjal tidak mampu melaksanakan fungsinya. Hasil skrining pasien menunjukkan pasien mengalami gizi kurang berdasarkan %percentil LILA yaitu 78.3% dan terdapat penurunan berat badan selama 6 bulan sebelumnya. Hasil assessment menunjukkan data laboratorium pasien yaitu kreatinin, ureum dan BUN tinggi yang menunjukkan adanya gangguan fungsi ginjal. Hasil pemeriksaan fisik klinis menunjukkan pasien mengalami tekanan darah yang tinggi, lemah dan sesak yang sudah mulai berkurang. Data riwayat gizi sebelum pasien masuk rumah sakit menunjukkan bahwa nafsu makan pasien baik dan asupan pasien defisit. Diagnosis gizi yang diberikan kepada pasien adalah penurunan berat badan yang tidak diinginkan, asupan oral tidak adekuat, penurunan kebutuhan gizi spesifik protein dan natrium, kurang patuh terhadap diet yang diberikan. Intervensi yang diberikan kepada pasien adalah pemberian diet RGRPRK (Rendah Garam Rendah Protein Rendah Kalium) dan konseling gizi terkait diet yang diberikan. Hasil monitoring evaluasi menunjukkan LILA pasien tetap selama 3 hari, kadar kreatinin ureum BUN pasien menurun setelah dilakukan hemodialisis, tekanan darah pasien tetap tinggi. Asupan pasien selama masa intervensi meningkat pada hari pertama dan asupan menurun pada hari kedua akibat mual muntah dan asupan meningkat pada hari ketiga.
Item Type: | Experiment | ||||||
---|---|---|---|---|---|---|---|
Contributors: |
|
||||||
Uncontrolled Keywords: | Gizi,CKD,Asuhan,PKL | ||||||
Subjects: | 340 - Rumpun Ilmu Kesehatan > 350 - Ilmu Kesehatan Umum > 354 - Ilmu Gizi | ||||||
Divisions: | Jurusan Kesehatan > Prodi D4 Gizi Klinik > PKL | ||||||
Depositing User: | Putri Hanifatus Zahro | ||||||
Date Deposited: | 03 Feb 2025 01:46 | ||||||
Last Modified: | 03 Feb 2025 01:46 | ||||||
URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/39269 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |