Asuhan Gizi pada Pasien Diabetes Melitus, Kanker Tulang Belakang, Bronkopneumonia, dan Paresis Fasialis di Ruang Rawat Inap Melati 4 RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten

Fitri, Inas Widya Nafisah (2023) Asuhan Gizi pada Pasien Diabetes Melitus, Kanker Tulang Belakang, Bronkopneumonia, dan Paresis Fasialis di Ruang Rawat Inap Melati 4 RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten. [Experiment] (Unpublished)

[img] Text (Ringkasan)
RINGKASAN.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (114kB)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
BAB 1. PENDAHULUAN.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (12kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (117kB)
[img] Text (Laporan Lengkap)
G42201271_LAPORAN LENGKAP.pdf
Restricted to Registered users only

Download (858kB) | Request a copy

Abstract

Dibetus melitus adalah penyakit kronis yang terjadi ketika tubuh tidak dapat menghasilkan cukup insulin yaitu hormon yang mengontrol gula darah atau glukosa karena gangguan pankreas atau tubuh tidak dapat secara efisien memanfaatkan insulin yang diproduksi (Resti & Cahyati, 2022). Penyakit diabetes melitus sering menjadi komorbiditas penyakit lain, salah satunya kanker. Pada kondisi ini sel kanker sudah menyebar ke area lain yaitu tulang, dan paru-paru yang dapat menyebabkan bronkopneumonia. Pasien dengan penyakit diabetes melitus, kanker, bronkopneumonia dapat menyebabkan terjadinya malnutrisi, oleh karena itu perlu adanya penatalaksanaan diet atau asuhan gizi yang harus dilakukan pada pasien. Tujuan penelitian ini yaitu mampu melakukan penatalaksanaan asuhan gizi pada pasien rawat inap. Pasien Ny. S berusia 54 tahun masuk RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten pada tanggal 17 Oktober 2023 dibawa ke IGD dengan keluhan mual muntah, tidak mau makan serta diare dengan konsistensi cair lebih dari 5× dalam 2 hari. Ny. S memiliki riwayat penyakit DM dan kanker payudara ± 1 tahun. Ny. S di diagnosis DM, kanker tulang belakang, bronkopneumonia, dan paresis fasialis. Skrining gizi dilakukan menggunakan formulir NRS 2002 diperoleh skor 3 hal ini menunjukkan bahwa pasien berisiko malnutrisi. Hasil pengukuran antropometri yaitu LILA 33 cm dan panjang ulna 24 cm. TB estimasi 155 cm. BBI 49,5 kg. Hasil pemeriksaan laboraturium yaitu GDS 365, Hb 7,1 mg/dL, MCH 33,6 pg, eosinofil 6%, neutrofil 79,6%, dan lymposit 9%. Tingkat kesadaran compos mentis, TD 101/65 mmHg, RR 24 bpm, nadi 81 bpm, dan suhu 36˚C. Riwayat makan Ny. S sebelum masuk rumah sakit yaitu 3x makan utama dalam satu hari dan 1x selingan pada malam hari tetapi tidak setiap hari, selingan yang dikonsumsi yaitu susu khusus DM. Asupan makan pasien berdasarkan SQ- FFQ yaitu energi 67,53%, protein 50,18%, lemak 103,42%, dan karbohidrat 67,73%.

Item Type: Experiment
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorAmareta, Dahlia IndahNIDN0014118401
Subjects: 340 - Rumpun Ilmu Kesehatan > 350 - Ilmu Kesehatan Umum > 354 - Ilmu Gizi
Divisions: Jurusan Kesehatan > Prodi D4 Gizi Klinik > PKL
Depositing User: Inas Widya Nafisah Fitri
Date Deposited: 09 Jan 2024 01:56
Last Modified: 09 Jan 2024 01:57
URI: https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/29178

Actions (login required)

View Item View Item