Asuhan Gizi Klinik pada Pasien Anemia, Ulkus Diabetik (Post Amputasi), DM Type 2 di Ruang Baitul Izzah 2 Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang

Afkarina, Afkarina (2023) Asuhan Gizi Klinik pada Pasien Anemia, Ulkus Diabetik (Post Amputasi), DM Type 2 di Ruang Baitul Izzah 2 Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang. [Experiment] (Unpublished)

[img] Text (Ringkasan)
RINGKASAN.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (118kB)
[img] Text (Bab 1. Pendahuluan)
BAB 1. PENDAHULUAN.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (190kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (290kB)
[img] Text (Laporan Lengkap)
G42201421_LAPORAN LENGKAP.pdf
Restricted to Registered users only

Download (992kB) | Request a copy

Abstract

Praktek kerja lapang (PKL) merupakan bentuk strategi pembelajaran bagi calon sarjana Ahli Gizi untuk mengaplikasikan pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang dimiliki di lingkungan masyarakat, khususnya menyelesaikan masalah di bidang gizi dengan cara berpikir kritis dan sistematis. Kegiatan PKL dilaksanakan di rumah sakit sebagai salah satu institusi penyelenggara makanan yaitu Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang. Pelaksanaan magang Manajemen Asuhan Gizi Klinik (MAGK) dilakukan selama 2 bulan di mulai pada tanggal 2 Oktober – 27 November 2023. Kegiatan Manajemen Asuhan Gizi Klinik (MAGK) pada kasus ini dilaksanakan mulai tanggal 19 – 21 Oktober 2023 yang sesuai dengan pedoman Proses Asuhan Gizi Terstandar (PAGT) yaitu, asesmen, diagnosis, intervensi, monitoring, dan evaluasi. Tujuan proses asuhan gizi yaitu membantu seseorang untuk memecahkan masalah gizi dengan mengatasi pemicu pada ketidakseimbangan atau perubahan status gizi. Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit yang ditandai dengan terjadinya hiperglikemia dan gangguan metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein yang dihubungkan dengan kekurangan secara absolut / relatif dari sekresi insulin. Ulkus diabetik atau biasa disebut dengan Diabetic Foot Ulcers (DFU) suatu kondisi dimana ditemukan infeksi pada ulkus kaki atau jaringan dalam pasien diabetes karena kelainan neurologis dan gangguan pembuluh darah perifer. Anemia merupakan keadaan dimana masa eritrosit dan masa hemoglobin yang beredar pada tubuh tidak memenuhi fungsinya dalam menyediakan oksigen bagi jaringan tubuh. Seseorang dapat dikatakan anemia jika nilai hemoglobin bernilai di bawah normal. Pada laki-laki, kadar hemoglobin normal yaitu 14-18 g/dl. Sedangan pada wanita adalah 12-16 g/dl. Terdapat tanda gejala yang dialami oleh seseorang yang mengalami anemia, seperti kehilangan nafsu makan, sulit fokus, penurunan sistem imun tubuh, lemah, letih, lesu, lelah, lunglai, pucat, dan berkunang-kunang. Proses asuhan gizi terstandar yang dilakukan di mulai dari skrining gizi hingga monitoring dan evaluasi dilanjutkan pemantauan asupan makan. Berdasarkan hasil skrining gizi menggunakan form MST (Malnutrisi Skrining Tool) didapatkan skor skrining gizi sebesar 1 yang menunjukkan tidak berisiko malnutrisi. Pasien didiagnosis medis Anemia, Ulkus Diabetik di Kaki Kiri (Post Amputasi), DM Type II. Status gizi pasien berdasarkan persentil LILA didapatkan nilai sebesar 76,08% tergolong gizi kurang. nilai hemoglobin yaitu 7,2 gr/dL, hematokrit yaitu 22,7%, leukosit yaitu 13,01 103/µl, trombosit yaitu 307 103/µl, GDS yaitu 236 mg/dl. Pemeriksaan tanda – tanda vital yaitu keadaan umum baik, kesadaran composmentis, tekanan darah 137/86 mmHg, suhu 36ºC, Nadi 96x/ menit. Diagnosis gizi yang ditegakkan ialah NI-2.1 Asupan oral tidak adekuat, NI-5.4 Penurunan kebutuhan zat gizi natrium, NC-2.2 Perubahan nilai labolatorium zat gizi spesifik hemoglobin dan Gula Darah Sewaktu, NB-1.7 Pemilihan makan yang salah. Intervensi yang diberikan yaitu diet diabetes mellitus 1844,99 kalori (90% kebutuhan). Monitoring dan evaluasi terkait asupan makan saat pemberian intervensi selama 3 hari mengalami peningkatan. Perkembangan biokimia pasien terkait heomglobin mengalami peningkatan mendekati nilai normal, dan kadar gula darah sewaktu mengalami penurunan tergolong kategori normal. Perkembangan fisik klinis terkait tekanan darah mengalami penurunan.

Item Type: Experiment
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorRestuti, Arisanty Nur SetiaNIDN0025088304
Uncontrolled Keywords: Asuhan Gizi Klinik, Anemia, Ulkus Diabetik,DM Type 2
Subjects: 340 - Rumpun Ilmu Kesehatan > 350 - Ilmu Kesehatan Umum > 354 - Ilmu Gizi
Divisions: Jurusan Kesehatan > Prodi D4 Gizi Klinik > PKL
Depositing User: Afkarina Afkarina
Date Deposited: 03 Jan 2024 07:02
Last Modified: 03 Jan 2024 07:02
URI: https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/29149

Actions (login required)

View Item View Item