Asuhan Gizi pada Pasien Diabetes Melitus Hiperglikemia, Edema Paru, Pneumonia, dan Suspek Tuberkulosis Paru di Ruang Mawar Merah Putih Lantai 2 RSUD Sidoarjo

Fahma, Azzah Fathinah (2023) Asuhan Gizi pada Pasien Diabetes Melitus Hiperglikemia, Edema Paru, Pneumonia, dan Suspek Tuberkulosis Paru di Ruang Mawar Merah Putih Lantai 2 RSUD Sidoarjo. [Experiment] (Unpublished)

[img] Text (Ringkasan)
RINGKASAN.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (166kB)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
BAB 1 PENDAHULUAN.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (93kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (174kB)
[img] Text (Laporan Lengkap)
G42201832_LAPORAN LENGKAP.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan Manajemen Asuhan Gizi Klinik (MAGK) ini dimulai tanggal 2 Oktober 2023 – 25 November 2023 pada pasien dengan penyakit dalam di RSUD Sidoarjo. Tujuan pelaksanaan magang ini agar mahasiswa mampu memahami manajemen Asuhan Gizi Klinik, mampu memahami dan melaksanakan Manajemen Asuhan Gizi Klinik pada pasien meliputi assesment gizi, diagnosa gizi, intervensi gizi, monitoring dan evaluasi pada pasien, menentukan status gizi pasien, menganalisa data subyektif dan obyektif untuk menentukan diagnosa gizi pasien, merencanakan terapi diet yang sesuai dengan penyakit dan kebutuhan zat-zat gizi pasien. Metode pelaksanaan kegiatan yang digunakan dalam PKL ini yaitu menggunakan sistem observasi secara langsung atau tatap muka. Berdasarkan hasil skrining dewasa dengan formulir skrining MST didapatkan total hasil skor 3, dan pasien termasuk dalam daftar kondisi khusus yaitu penderita DM dan geriatrik maka dapat disimpulkan bahwa pasien Ny. S mengalami malnutrisi. Hasil assesmen gizi menunjukkan status gizi berdasarkan persentase LILA yaitu gizi kurang yang dapat dilihat dengan asupan makan yang inadekuat berdasarkan hasil recall 24 energi, lemak, dan karbohidrat <70% dari kebutuhan (defisit berat). Berdasarkan hasil data SQ-FFQ energi dan karbohidrat <70% dari kebutuhan (defisit berat). Hasil pemeriksaan laboratorium pasien menunjukkan HGB, PLT, MCHC, %LYMPH, RBC, klorida, natrium, dan albumin rendah. Selain itu kadar %NEUT, BUN, creatinin, GDS, dan SGOT tinggi, serta terdapat 0,20 bilirubin dalam urin. Hasil pemeriksaan fisik klinik tekanan darah pasien 146/78 mmHg, RR 25x/menit, nadi 100x/menit, suhu tubuh 36°C, keadaan umum pasien lemah, dan terpasang nrm 12 lpm SpO2 98%. Berdasarkan pemeriksaan thorax AP/PA didapatkan hasil cor prominen dengan aortoslerosis suspek TB. Diagnosis gizi pasien NI-2.1 Asupan oral tidak adekuat berkaitan dengan faktor fisiologi pasien karena mengeluh sesak nafas dan keadaan umum pasien lemah ditandai dengan RR 25x/menit dan hasil recall pasien yaitu energi, lemak, dan karbohidrat <70% dari kebutuhan (defisit berat). NI-5.4 Penurunan kebutuhan zat gizi spesifik KH sederhana berkaitan dengan gangguan metabolisme KH ditandai dengan pasien memiliki riwayat penyakit DM dan hasil nilai laboratorium GDS tinggi NI-5.4 Penurunan kebutuhan zat gizi spesifik protein berkaitan dengan disfungsi ginjal ditandai dengan hasil laboratorium kadar BUN dan creatinin tinggi. NI-5.4 Penurunan kebutuhan zat gizi natrium berkaitan dengan hipertensi stage 1 ditandai dengan pasien memiliki riwayat hipertensi dan hasil pemeriksaan fisik klinis tekanan darah 146/78 mmHg. NB-1.3 Kurangnya kemampuan untuk memonitor diri sendiri berkaitan dengan ketidaksiapan untuk melakukan perubahan pola hidup ditandai dengan mengkonsumsi minuman teh manis dan kopi hitam manis 3x/mgg dengan gula 3 sdm atau lebih. Intervensi yang diberikan sesuai dengan kondisi pasien yaitu diet modifikasi bubur saring DMB2 yang bertujuan untuk meningkatkan asupan gizi pasien sesuai dengan kebutuhan pasien secara bertahap, membantu menurunkan kadar glukosa darah, memperlambat progresivitas penurunan laju filtrasi glomerulus ginjal, membantu menurunkan tekanan darah, dan membantu mengurangi retensi cairan. Kemudian diberikan edukasi gizi yang bertujuan supaya Ny. S menerapkan diet DMB2. Kolaborasi dengan dokter dan perawat terkait fisik/klinis pasien secara berkala. Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi asupan makan Ny. S meningkat pada hari kedua dan menurun pada hari ketiga namun tidak terlalu rendah. Hasil laboratorium menunjukkan bahwa kadar glukosa darah pada monev hari kedua tergolong normal. Selain itu kondisi fisik/klinis pasien menunjukkan keadaan umum pasien tetap lemah, sesak berkurang, tidak mual, tekanan darah dan RR normal, serta terdapat nyeri punggung.

Item Type: Experiment
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorAmareta, Dahlia IndahNIDN0014118401
Uncontrolled Keywords: MAGK, Asuhan Gizi, Diabetes Melitus Hiperglikemia, Edema Paru, Pneumonia, dan Suspek Tuberkulosis Paru
Subjects: 340 - Rumpun Ilmu Kesehatan > 350 - Ilmu Kesehatan Umum > 354 - Ilmu Gizi
Divisions: Jurusan Kesehatan > Prodi D4 Gizi Klinik > PKL
Depositing User: Azzah Fathinah Fahma
Date Deposited: 05 Feb 2024 04:28
Last Modified: 05 Feb 2024 04:29
URI: https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/29033

Actions (login required)

View Item View Item