Manajemen Asuhan Gizi Klinik pada Pasien Febris dengan Trombositopenia di Rumah Sakit RSD K.R.M.T Wongsonegoro

Andriani, Mitha (2023) Manajemen Asuhan Gizi Klinik pada Pasien Febris dengan Trombositopenia di Rumah Sakit RSD K.R.M.T Wongsonegoro. [Experiment] (Unpublished)

[img] Text (RINGKASAN)
RINGKASAN.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (313kB)
[img] Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
BAB 1 PENDAHULUAN.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (362kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (194kB)
[img] Text (LAPORAN LENGKAP)
LAPORAN MAGK_Mitha_Andriani_G42192422.pdf
Restricted to Registered users only

Download (6MB) | Request a copy

Abstract

Manajemen asuhan gizi klinik dilakukan pada pasien anak yang menderita febris dengan trombositopenia. Febris (Demam) merupakan keadaan ketika individual mengalami atau berisiko mengalami kenaikan suhu tubuh terus menerus lebih dari 37,8 °C peroral atau 37,9°C perrectal karena faktor eksternal. Suhu tubuh dapat dikatakan normal apabila suhu 36,5 °C – 37,5 °C, febris 37,6 °C- 40 °C. Febris terjadi bila berbagai proses infeksi dan non infeksi dan berinteraksi dengan mekanisme hospes. Demam dapat membahayakan jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat akan menimbulkan komplikasi lain seperti, hipertensi, kejang dan penurunan kesadaran, jumlah penderita febris di Indonesia dilaporkan lebih tinggi angka kejadiannya dibandingkan dengan negara – negara lainnya yaitu sekitar 80 -90% dari seluruh febris yang dilaporkan adalah febris sederhana. Tingkat demam merupakan factor yang mempengaruhi jumlah trombosit dalam tubuh yang disebabkan oleh endotoksin yang dihasilkan bakteri Salmonella thypi. Pada hasil assessment kemudian dilakukan identifikasi pada hasil pengukuran antropometri, hasil biokimia pasien, fisik klinis dan riwayat penyakit pasien, selanjutnya diperoleh diagnosa gizi dan dilakukan perencanaan intervensi dan monitoring evaluasi kepala pasien selama 3 hari atau 9x makan. Pasien diberikan diet TKTP sesuai dengan kebutuhan yaitu energi 1.571,6 kkal, protein 58,5 gram, lemak 35 gram, dan karbohidrat 235 gram. Konsultasi gizi dilakukan di kamar pasien dengan mtode konsultasi dan tanya jawab dengan ibu keluarga dengan materi tinggi karbohidrat tinggi protein. Data antropometri pasien menunjukkan bahwa pasien memiliki status gizi kurang berdasarkan perhitungan Z-score BB/TB yaitu -2,1 SD. Data biokimia menunjukkan Trombosit dibawah nilai normal. Data fisik klinis pasien demam masih belum stabil suhunya diatas nilai normal.

Item Type: Experiment
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorWidiyawati, AgathaNIDN0006049003
Uncontrolled Keywords: Manajemen Asuhan Gizi Klinik
Subjects: 340 - Rumpun Ilmu Kesehatan > 350 - Ilmu Kesehatan Umum > 354 - Ilmu Gizi
Divisions: Jurusan Kesehatan > Prodi D4 Gizi Klinik > PKL
Depositing User: Mitha Andriani
Date Deposited: 26 Oct 2023 00:59
Last Modified: 26 Oct 2023 01:00
URI: https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/28634

Actions (login required)

View Item View Item