Asuhan Gizi Pasien Post Craniotomy Hematoma Subdural (SDH) Itracerebral Hematom (ICH) DiRuang ICCU RSUP Dr Soeradji Tirtonegoro Klaten

Bahri, Sovita Aidah (2023) Asuhan Gizi Pasien Post Craniotomy Hematoma Subdural (SDH) Itracerebral Hematom (ICH) DiRuang ICCU RSUP Dr Soeradji Tirtonegoro Klaten. [Experiment] (Unpublished)

[img] Text (Ringkasan)
1. G42190763 Sovita Aidah Bahri - Ringkasan.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (8kB)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
2. G42190763 Sovita Aidah Bahri - BAB 1.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (110kB)
[img] Text (Laporan Lengkap)
3. G42190763 Sovita Aidah Bahri - Full Text.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text (Daftar Pustaka)
4. G42190763 Sovita Aidah Bahri - Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (5kB)

Abstract

Craniotomy adalah operasi untuk membuka bagian tengkorak (tempurung kepaa) dengan tujuan memperbaiki dan mengetahui kerusakan yang ada di otak. Pembedahan ini dilakukan dengan tujuan untuk memperbaiki dan mengetahui kerusakan yang ada di otak jadi sementara waktu pasien post op craniotomy akan mengalami gangguan mobilisasi bahkan bisa terjadi penurunan kesadaran. Untuk mengurangi atau meminimalisir kompikasi akibat pembedahan maka harus dirawat di ruangan Intensive Care Unit (ICU). Pasien yang berada di rung ICU harus menjalani bed rest. Stabilisasi kndisi hemodinamik, pemasangan berbagai alat monitoring maupun support kehidupan, pasien post op dan penurunan kesadaran baik fisiologis maupun kritis. Tujuan penataaksanaan diet pada pasien untuk memenuhi kebutuhan zat gizi yang meningkat pasca operasi untuk mempercepat proses penyembuhan Ny. K berusia 57 tahun, jenis kelamin perempun, sebagai IRT, pendidikan terakhir SLTA, agama kristen. Pasien datang kerumah sakit pada tangga 08/12/22. Pasien mengalami kecelakaan di jln DPU gantiwarno,klaten yang berjarak sekitar 200 meter dari rumahnya. Diketahui klien tidak menggunakan helm saat tertabrak. Pasien mengalami pendarahan di telinga kanan deformitas clavicula dextra, gelisah, penurunan kesadaran, mechanism of trauma. Pasien memiliki riwayat penyakit vertigo dan tensi yang tidak stabil. Terpasang infus dan kateter. Pemeriksaan antropometri menunjukkan berat bada aktual 62 kg. hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan Hb 8,50 g/dL, hematocrit 25,6%, eritrosit 2,80 106 /uL, DDW-CV 16,0%, neutrophil 72,15%, limfosit 17,81%, monosit 8,22%, albumin 2,8 g/dl, natrium 148,5 Mmol/l, kalium 2,96 Mmol/l, chorida 110,7 Mmol/l. sedangkan hasil pemeriksaan fisik klinis menandakan tekanan darah 147/50 mmHg, RR 16x/menit, suhu tubuh 36,2°C, nadi 74x/menit.Kesadaran pasien spoor koma. Hasil riwayat makan terdahulu, pasien memiliki kebiasan makan Nasi 3x/hari @1 centong Roti tawar @1 lembar, lauk hewani lebih sering mengonsumsi telur hampir setiap hari 1 bh. Daging, lele, ikan tongkol/tuna 3-4x/mgg sebanyak 1 ptg 2x/minggu, lauk nabati Tahu dan tempe selalu dikonsumsi setiap hari sebanyak 1 ptg sdg, sayuran seperti Kangkung lebih sering di tumis sebanyak 2sdm, wortel, kubis, sawi lebih sering di rebus, Pasien menyukai buah pisang, jambu, apel sebanyak 1 bh sedang 3- 4x/mgg. pasien mengonsumsi buah berbeda setiap harinya, untuk snack pasien sering mengonsumsi biscuit paling banyak 3 keping dalam sehari, pasien juga mengonsumsi susu osteoporosis setiap harinya 1 gelas sdg.

Item Type: Experiment
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorRestuti, Arisanty Nur SetiaNIDN0025088304
Subjects: 340 - Rumpun Ilmu Kesehatan > 350 - Ilmu Kesehatan Umum > 354 - Ilmu Gizi
Divisions: Jurusan Kesehatan > Prodi D4 Gizi Klinik > PKL
Depositing User: Sovita Aidah Bahri
Date Deposited: 13 Oct 2023 01:07
Last Modified: 13 Oct 2023 01:08
URI: https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/28570

Actions (login required)

View Item View Item