Manajemen Asuhan Gizi Klinik Pada Pasien Stroke Non Hemoragik Dengan Diabetes Melitus Di Ruang Galilea II Saraf Kamar 6a di Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta

Fernandya, Nathania Elsatya (2023) Manajemen Asuhan Gizi Klinik Pada Pasien Stroke Non Hemoragik Dengan Diabetes Melitus Di Ruang Galilea II Saraf Kamar 6a di Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta. Project Report. Politeknik Negeri Jember. (Unpublished)

[img] Text (Ringkasan)
1. G42190438 Nathania Elsatya Fernandya -Ringkasan.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (10kB)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
2. G42190438 Nathania Elsatya Fernandya - Bab 1.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (69kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
3. G42190438 Nathania Elsatya Fernandya - Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (10kB)
[img] Text (Laporan Lengkap)
4. G42190438 Nathania Elsatya Fernandya - Laporan Lengkap.pdf
Restricted to Registered users only

Download (580kB) | Request a copy

Abstract

Stroke adalah kondisi ketika Sebagian sel otak mengalami kematian akibat gangguan aliran darah karena penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah di otak. Aliran darah yang berhenti membuat suplai oksigen dan darah ke otak juga ikut terhenti. Stroke merupakan penyakit mematikan nomor dua setelah penyakit jantung. Serangan stroke lebih banyak dipicu oleh silent killer seperti jantung, diabetes melitus, obesitas dan berbagai gangguan aliran darah ke otak (Monika, 2021) Terdapat dua macam stroke yaitu stroke iskemik dan stroke hemoragik. Stroke iskemik merupakan stroke yang terjadu pada saat aliran darah ke otak benrhenti karena adanya pembekuan darah yang menyumbat pembuluh darah melalaui proses aterosklerosis. Sedangkan pada stroke hemoragik adalah stroke yang terjadi karena pembuluh darah pecah sehingga aliran darah menuju otak berkurang. Stroke iskemik dan hemoragik memerlukan penanganan yang cepat karena dapat menimbulkan kecacatan permanen hingga kematian (Jania, 2022) Menurut penelitan yang dilakukan Susilawati (2018), fakor yang menyebabkan terjadinya stroke adalah jenis kelamin, factor makanan, kadar trigliserida, umur dan tempat tinggal. Sedangkan penelitian yang dilakukan Udani (2013), fakor yang berhubungan dengan terjadinya stroke pada pasien adalah umur pasien, penyakit hipertensi, merokok, diabetes melitus, hiperkolesterolemia, dan stress.

Item Type: Monograph (Project Report)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorDamayanti, Ratih PutriNIDN0013108802
Subjects: 340 - Rumpun Ilmu Kesehatan > 350 - Ilmu Kesehatan Umum > 354 - Ilmu Gizi
Divisions: Jurusan Kesehatan > Prodi D4 Gizi Klinik > PKL
Depositing User: Nathania Elsatya Fernandya
Date Deposited: 02 Aug 2023 09:37
Last Modified: 15 Aug 2023 02:15
URI: https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/27486

Actions (login required)

View Item View Item