Uji Unjuk Kinerja Mesin Pengaduk Adonan Roti

Riswanda, Ridho Bayu (2021) Uji Unjuk Kinerja Mesin Pengaduk Adonan Roti. Diploma thesis, Politeknik Negeri Jember.

[img] Text (Ringkasan)
RINGKASAN.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (59kB)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
BAB 1 .pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (79kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (12kB)
[img] Text (Laporan Lengkap)
LAPORAN LENGKAP1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (901kB) | Request a copy

Abstract

Teknologi proses pengolahan bahan pangan dewasa ini berkembang dengan cepat. Perkembangan teknologi tersebut didorong oleh kebutuhan pangan manusia yang terus meningkat sebagai akibat dari meningkatnya jumlah penduduk dunia. Menyadari akan hal tersebut industri-industri besar maupun kecil yang mengolah dan membuat makanan berlomba – lomba untuk mencapai tingkat produktivitas yang maksimal untuk memenuhi kebutuhan pasar. Produktivitas yang tinggi harus diikuti oleh tingginya kualitas pangan yang dihasilkan pula. Proses pembuatan adonan secara manual mengakibatkan produktivitas dan kualitas produk yang dihasilkan rendah. Pada saat ini telah diciptakannya mesin pengaduk adonan roti dengan tujuan meningkatkan tingkat produksivitas dan kualitas di industri pembuatan roti. Tersedianya mesin pengaduk adonan tepat guna yang ada perlu adanya proses uji unjuk kerja mesin. Parameter pengujian yang dilakukan meliputi waktu yang diperlukan untuk mengaduk adonan hingga kalis dan kapasitas kerja mesin. Waktu yang diperlukan untuk pengadukan adonan hingga kalis didapatkan dengan mengukur lama proses pengadukan dengan stopwatch. Dimensi mesin kesluruhan yaitu dengan panjang 81 cm, lebar 49 cm, tinggi 89 cm, dan diameter pengaduk 2 cm dengan panjang 28cm. Mesin pengaduk adonan ini menggunakan motor listrik dengan daya 1 HP sebagai sumber penggerak. Selama proses pengadukan, pengaduk adonan dapat diubah putarannya dengan menaikkan atau menurunkan tuas pembalik dibagian belakang mesin sehingga hasil pengadukan dapat merata dengan sempurna. Proses pengadukan dilakukan dengan cara memasukan bahan kedalam hopper. Hasil yang didapatkan adalah bahwa waktu pengadonan paling lama yaitu pada pengadonan adonan kue sebanyak 4 kg dengan waktu 0,179 jam. Sedangkan waktu pengadonan paling cepat yaitu pada adonan 2 kg sebesar 0,151 jam. Waktu pengadonan yang tepat akan berpengaruh terhadap kualitas roti yang dihasilkan. Kelebihan waktu pengadukan adonan akan mengakibatkan adonan menjadi bantat. bahwa kapasitas pengadonan paling tinggi yaitu pada pengadonan adonan kue sebanyak 4 kg yaitu sebesar 22,34 kg/jam. Sedangkan kapasitas pengadonan paling rendah yaitu pada adonan 2 kg sebesar 13,24 kg/jam.

Item Type: Thesis (Diploma)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorSaleh, Anang SupriadiNIDN0004126703
Subjects: 410 - Rumpun Ilmu Teknik > 430 - Ilmu Keteknikan Industri > 431 - Teknik Mesin (dan Ilmu Permesinan Lain)
Divisions: Jurusan Teknologi Pertanian > Prodi D3 Keteknikan Pertanian > Tugas Akhir
Depositing User: Ridho Bayu Riswanda
Date Deposited: 26 Jan 2022 06:03
Last Modified: 26 Jan 2022 06:07
URI: https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/9819

Actions (login required)

View Item View Item