Analisis Tingkat Pemanfaatan Tempat Tidur Berdasarkan Nilai BOR Pada Ruang Rawat Inap Anggrek Kelas III Periode Januari – Juni 2026 Di RSUP Persahabatan Jakarta Timur

Ramlan, Andi Miftahul Jannah (2026) Analisis Tingkat Pemanfaatan Tempat Tidur Berdasarkan Nilai BOR Pada Ruang Rawat Inap Anggrek Kelas III Periode Januari – Juni 2026 Di RSUP Persahabatan Jakarta Timur. [Experiment] (Unpublished)

[img] Text (Ringkasan)
RINGKASAN.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (117kB)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
BAB 1.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (190kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (139kB)
[img] Text (Laporan Lengkap)
LAPORAN LENGKAP.pdf - Submitted Version
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Laporan ini disusun berdasarkan kegiatan magang yang dilaksanakan di RSUP Persahabatan Jakarta Timur dengan tujuan untuk menganalisis tingkat pemanfaatan tempat tidur berdasarkan nilai Bed Occupancy Rate (BOR) pada unit rawat inap Anggrek Kelas III. Analisis ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana tingkat pemanfaatan tempat tidur selama periode pengamatan, serta mengetahui faktor dan dampak yang berkaitan dengan tingginya nilai Bed Occupancy Rate (BOR) pada pelayanan rawat inap Anggrek Kelas III. Analisis ini menggunakan data indikator pelayanan rawat inap yang meliputi Bed Occupancy Rate (BOR) periode Januari–Juni 2026. Berdasarkan hasil pengumpulan data indikator pelayanan rawat inap Ruang Anggrek Kelas III periode Januari–Juni 2026, diperoleh rata-rata nilai BOR sebesar 90,53%, yang menunjukkan bahwa tingkat pemanfaatan tempat tidur tergolong tinggi dan berada di atas batas ideal 60–85%. Nilai BOR tertinggi tercatat pada bulan April sebesar 93,33%, sedangkan nilai terendah terdapat pada bulan Maret sebesar 86,24%. Hal ini menunjukkan bahwa selama periode pengamatan pemanfaatan tempat tidur di Ruang Anggrek Kelas III berada pada tingkat yang tinggi dan belum berada dalam rentang ideal. Faktor yang berkaitan dengan tingginya BOR pada Ruang Anggrek Kelas III meliputi banyaknya pasien kasus bedah yang membutuhkan perawatan, tingginya kebutuhan terhadap ruang perawatan kelas III, serta adanya pasien dengan masa perawatan yang cukup panjang. Selain itu, tingginya tingkat keterisian tempat tidur juga menyebabkan ketersediaan tempat tidur bagi pasien berikutnya menjadi lebih terbatas pada kondisi tertentu. Tingginya BOR berdampak pada keterbatasan ketersediaan tempat tidur dan meningkatnya aktivitas pelayanan di Ruang Anggrek Kelas III. Kondisi tersebut dapat menyebabkan pasien harus menunggu hingga tempat tidur tersedia serta memerlukan penitipan sementara pasien ke ruang rawat lainnya. Selain itu, kondisi ruangan yang penuh juga dapat menambah aktivitas kerja petugas dalam melakukan pemantauan pasien dan pengaturan penempatan pasien. Dengan demikian, diperlukan upaya pengelolaan tempat tidur yang lebih terarah agar pelayanan rawat inap tetap dapat berjalan secara optimal. Berdasarkan hasil analisis tersebut, beberapa rekomendasi yang dapat dipertimbangkan antara lain, memperkuat koordinasi proses kepulangan pasien, melakukan evaluasi terhadap pasien dengan masa perawatan panjang, mengoptimalkan koordinasi penitipan sementara pasien, serta melakukan evaluasi indikator pelayanan rawat inap secara berkala. Selain itu, RSUP Persahabatan dapat mempertimbangkan evaluasi kebutuhan penambahan kapasitas tempat tidur atau pengembangan ruang perawatan Kelas III, khususnya bagi pasien kasus bedah, apabila tingginya kebutuhan tempat tidur berlangsung secara konsisten dan didukung oleh hasil evaluasi kebutuhan pelayanan. Hasil analisis menunjukkan bahwa Ruang Anggrek Kelas III RSUP Persahabatan Jakarta Timur memiliki tingkat pemanfaatan tempat tidur yang tinggi sehingga diperlukan upaya pengelolaan kapasitas yang lebih terarah. Optimalisasi pengelolaan tempat tidur diharapkan dapat mendukung ketersediaan tempat tidur, memperlancar alur pelayanan pasien, mengurangi kebutuhan penitipan sementara ke ruang lain, serta meningkatkan efektivitas pelayanan rawat inap.

Item Type: Experiment
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorArdianto, Efri TriNIDN0013028103
Thesis advisorVestine, VeronikaNIDN0703098503
Uncontrolled Keywords: Bed Occupancy Rate (BOR), Rawat Inap, Efisiensi, RSUP Persahabatan
Subjects: 340 - Rumpun Ilmu Kesehatan > 350 - Ilmu Kesehatan Umum > Sistem Informasi Kesehatan
Divisions: Jurusan Kesehatan > Prodi D4 Manajemen Informasi Kesehatan > PKL
Depositing User: Andi Miftahul Jannah Ramlan
Date Deposited: 02 Nov 2026 00:47
Last Modified: 02 Nov 2026 00:47
URI: https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/61069

Actions (login required)

View Item View Item