Sulaiman, Andy (2026) Perancangan Desain Interface Sistem Review Rekam Medis Elektronik Menggunakan Metode User Centered Design (UCD) di RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo. [Experiment] (Unpublished)
|
Text (Ringkasan)
Ringkasan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (361kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
Bab 1 Pendahuluan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (452kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (310kB) |
|
|
Text (Laporan Lengkap)
Laporan Lengkap.pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (8MB) | Request a copy |
Abstract
Perancangan Desain Interface Sistem Review Rekam Medis Elektronik Menggunakan Metode User Centered Design (UCD) di RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo, Andy Sulaiman, Nim G41230353, Tahun 2026, 261 hlm., Kesehatan, Politeknik Negeri Jember, Muhammad Ifantara Putra, S.Kom., M.Kom (Pembimbing). Perkembangan teknologi informasi telah mengubah pengelolaan rekam medis di rumah sakit menjadi elektronik. Rekam medis berfungsi sebagai sarana komunikasi antar tenaga kesehatan, dasar kesinambungan pelayanan, serta dokumen hukum, sehingga harus dikelola secara lengkap, akurat, dan aman (Kemenkes RI, 2022). Permenkes No. 24 Tahun 2022 Pasal 23 mewajibkan penjaminan mutu internal melalui audit mutu RME secara berkala oleh tim reviu rekam medis. Standar Akreditasi Rumah Sakit dalam Keputusan Menteri Kesehatan No. HK.01.07/MENKES/1596/2024, khususnya Standar MRMIK 12, juga mewajibkan pengkajian rekam medis secara teratur disertai bukti tindak lanjut. Namun, di RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo pencatatan rekam medis telah elektronik, sedangkan review masih menggunakan Google Form dengan instrumen yang mengacu pada berkas fisik. Belum adanya modul review yang terintegrasi dengan EHR menyebabkan kegiatan review terhenti sejak Januari 2026. Laporan ini bertujuan merancang desain interface sistem review RME menggunakan metode User Centered Design (UCD), yang terdiri atas empat tahap: specify the context of use, specify user and organization requirements, create design of solutions, dan evaluate design against user requirements. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi terhadap tiga petugas review. Hasil analisis konteks penggunaan menunjukkan bahwa review dilakukan petugas terhadap rekam medis pasien KRS melalui penentuan sampel dan pemeriksaan kelengkapan sesuai instrumen. Pada tahap kebutuhan, diidentifikasi 11 kebutuhan fungsional, di antaranya login dengan pembatasan akses, pencarian berdasarkan nomor rekam medis, informasi pasien, komponen review terstruktur, ringkasan hasil, dashboard, laporan, dan manajemen pengguna, serta empat kebutuhan nonfungsional berupa rancangan yang sederhana, terstruktur, jelas, dan sesuai karakteristik RME. Prototype dirancang menggunakan Figma dengan mencakup halaman login, lupa password, dashboard, review, laporan, manajemen user, dan profil. Review dibagi menjadi delapan tahap, yaitu identitas pasien, pengkajian, tanda-tanda vital, diagnosa dan kode ICD-10, tindakan medis, CPPT, status pulang, dan resume medis, dengan tata letak dua kolom yang menampilkan checklist di sisi kiri dan data pasien dari EHR di sisi kanan. Halaman laporan menyediakan rekapitulasi per tahap dan per ruangan, grafik, serta ekspor ke Excel. Hasil evaluasi menunjukkan seluruh kebutuhan pengguna telah terakomodasi dan ketiga informan menilai rancangan jelas, terstruktur, dan mudah digunakan. Karena masih berupa prototype Figma yang belum terintegrasi dengan RME, rancangan ini diharapkan menjadi acuan awal bagi RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo dalam mengembangkan sistem review yang mendukung peningkatan mutu pelayanan dan kepatuhan terhadap standar akreditasi. Berdasarkan umpan balik dari ketiga informan, rancangan interface dinilai cukup sesuai dengan kebutuhan petugas, memiliki alur yang jelas, serta memudahkan pencarian informasi pasien dan pemeriksaan setiap komponen rekam medis. Penyajian checklist dan data pasien dalam satu tampilan juga diharapkan dapat mendukung efisiensi proses review. Selain itu, tersedianya fitur laporan dan penyaringan data berdasarkan rentang waktu dapat membantu petugas dalam memantau hasil review serta menyusun rekapitulasi kelengkapan rekam medis sebagai bahan evaluasi mutu. Meskipun demikian, rancangan ini masih terbatas pada prototype yang dibuat menggunakan Figma sehingga belum dapat digunakan secara operasional dan belum terhubung langsung dengan sistem EHR yang diterapkan di rumah sakit. Pengembangan selanjutnya perlu mempertimbangkan integrasi dengan EHR, penyesuaian instrumen review berdasarkan standar yang berlaku, serta pengujian lebih lanjut terhadap fungsi dan kemudahan penggunaan sistem. Dengan demikian, hasil perancangan ini dapat menjadi dasar pengembangan sistem review rekam medis elektronik yang sesuai dengan kebutuhan pengguna dan mendukung pelaksanaan audit mutu rekam medis secara berkelanjutan.
| Item Type: | Experiment | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Uncontrolled Keywords: | Review, Sistem, Rekam Medis, EHR | ||||||
| Subjects: | 340 - Rumpun Ilmu Kesehatan > 350 - Ilmu Kesehatan Umum > Sistem Informasi Kesehatan | ||||||
| Divisions: | Jurusan Kesehatan > Prodi D4 Manajemen Informasi Kesehatan > PKL | ||||||
| Depositing User: | Andy Sulaiman | ||||||
| Date Deposited: | 29 Oct 2026 05:43 | ||||||
| Last Modified: | 29 Oct 2026 05:44 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/60940 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
