Dwiwardana, Bima Oktasa (2026) Diseminasi Dan Evaluasi Varietas Padi Inbrida Umur Genjah Biomonas Pada Petani Padi Di Kecamatan Tamanan, Bondowoso. [Experiment] (Unpublished)
|
Text (Ringkasan)
RINGKASAN.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (71kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
BAB 1 PENDAHULUAN.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (283kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (302kB) |
|
|
Text (Laporan Lengkap)
LAPORAN LENGKAP BIMA.pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (5MB) | Request a copy |
Abstract
Beras merupakan komoditas pangan strategis bagi Indonesia dan menjadi prioritas pembangunan nasional, sejalan dengan program food estate dan optimalisasi lahan di Jawa-Bali. Pertumbuhan penduduk Indonesia yang mencapai rata-rata 1,18% per tahun, termasuk di Kabupaten Bondowoso, memicu peningkatan kebutuhan beras. Namun, jumlah petani padi terus menurun akibat alih fungsi lahan, distribusi pupuk yang tidak merata, dampak perubahan iklim, harga benih hibrida yang tinggi, dan biaya tenaga kerja yang meningkat. Benih menjadi faktor krusial dalam keberhasilan usaha tani. Dibandingkan benih hibrida, benih inbrida memiliki keunggulan efisiensi biaya, ketahanan terhadap hama, dan potensi dikembangkan secara mandiri oleh petani. Salah satu varietas unggul, Inbrida Biomonas, memiliki ketahanan terhadap penyakit hawar daun bakteri dan blas, umur panen genjah ±109 HST, serta potensi hasil hingga 6,9 t/ha. P4S Bintang Tani Sejahtera di Kecamatan Tamanan, Bondowoso, dipilih sebagai mitra program karena kapasitas adaptasi inovasi yang tinggi dan peran aktifnya dalam pembinaan petani. Kegiatan dilaksanakan Maret–Juni 2025 melalui metode demplot yang membandingkan Biomonas (V1) dengan varietas Cakrabuana (V2), meliputi pembuatan Mikro Organisme Lokal (MOL), pengembangan benih, pemeliharaan tanaman, pengamatan agronomis, serta pengumpulan respon petani dengan skala likert sederhana dengan hasil deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa Biomonas unggul pada beberapa parameter: tinggi tanaman lebih pendek (58,78 cm) sehingga tahan rebah; jumlah anakan maksimal (93,94) dan anakan produktif (79,25) lebih tinggi signifikan; umur berbunga lebih cepat (66,97 HST) sehingga mempersingkat musim tanam; panjang malai lebih besar (26,92 cm) serta jumlah gabah per malai lebih tinggi (95,22 bulir). Parameter laju pertumbuhan anakan dan bobot 1.000 butir gabah tidak berbeda nyata. Respon petani sangat positif, terutama terhadap umur genjah, ketahanan rebah, dan potensi hasil yang tinggi
| Item Type: | Experiment | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Uncontrolled Keywords: | Varietas Padi, Disiseminasi Pertanian, Padi Inbrida, Petani Padi | ||||||
| Subjects: | 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 150 - Ilmu Pertanian dan Perkebunan > 156 - Pemuliaan Tanaman 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 180 - Ilmu Sosiologi Pertanian > 184 - Sosiologi Pedesaan 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 180 - Ilmu Sosiologi Pertanian > 185 - Agribisnis |
||||||
| Divisions: | Program Pascasarjana > Prodi S2 Agribisnis > PKL | ||||||
| Depositing User: | Bima Oktasa Dwiwardana | ||||||
| Date Deposited: | 12 Aug 2026 07:47 | ||||||
| Last Modified: | 13 Aug 2026 03:52 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/59579 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
